Pantauan di lokasi, terdapat dua perahu penyeberangan yang beroperasi. Menyeberangi sungai dari daratan Desa Brodot, Kecamatan Bandarkedungmulyo menuju Desa/Kecamatan Patianrowo, Kabupaten Nganjuk atau sebaliknya.
Jasa perahu itu masih diminati warga. Menyusul hampir setiap waktu tak berhenti beroperasi. Sedimentasi itu secara tidak langsung membuat jasa perahu tambang terkesan membelah. ”Kalau yang di tengah sungai itu sebenarnya sudah lama,” kata M Hadi salah seorang warga Desa Brodot.
Saking lamanya, lanjut dia, selama ini menjadi jujukan para pencari rumput. ”Kadang ditanami rumput gajah sama pisang,” lanjut dia.
Karena sudah membentuk seperti pulau, sedimentasi itu berubah fungsi seperti kebun. ”Kalau ke situ (sedimentasi) ya lewat perahu terus mandek baru turun,” tambahnya. Di bagian tengah sungai tak seperti lokasi lainnya. Sungai terlihat begitu lebar. ”Di sini karena ada sedimentasi, sungainya kelihatan kecil,” pungkasnya. (fid/bin/riz)
Editor : Achmad RW