Pada bagian lampu misalnya, dari penelusuran Jawa Pos Radar Jombang Minggu (13/11) malam, masih ada puluhan titik lampu yang mati. Selain itu, di sejumlah titiknya juga banyak ditemukan nyala lampu yang redup hingga menyala separo.
Di seksi 1, mulai Ringin Contong hingga simpang empat Tugu, sedikitnya ada 10 lampu titik neon yang mati. Beberapa di antaranya kondisinya juga mulai retak bahkan pecah. Selain itu, ada lebih dari 20 titik lampu yang redup karena mati separo.
Di seksi 2, dari simpang empat Tugu hingga simpang empat RSUD Jombang, sedikitnya ada 9 titik lampu neon yang juga padam. Selain itu, di seksi dua ini terlihat paling banyak lampu neon yang nyalanya tak serupa. Ada yang berwana putih bersih, namun banyak pula yang berwarna keunguan.
Di seksi 3, mulai simpang empat RSUD Jombang sampai simpang empat Taman Kebon Rojo, mayoritas lampu kuning yang dipasang di ting besi sudah menyala. Namun, masih ada tiga titik lampu yang mati. Dua di antaranya di depan RSUD Jombang yang terlihat tak terpasang lampunya. Di sepanjang seksi ini, banyak tanaman yang dipasang pada pot marmer terlihat tak terurus. Tanaman berjenis lidah mertua ini, banyak yang sudah mengering, layu dan mati.
Di seksi terakhir, yakni seksi 4, mulai simpang empat Kebon Rojo hingga Taman Mastrip, kondisi lampu neon juga belum menyala maksimal. Ada enam titik lampu neon yang mati di sepanjang seksi ini. Belum termasuk puluhan lampu lain yang menyala berbeda warna hingga nyalanya redup. Sejumlah tanaman lidah mertua di pot marmer, juga terlihat tak terawat.
Dikonfirmasi terpisah, Setiawan Affandi, Kabid Perumahan Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Jombang membenarkan masih adanya kerusakan itu. Ia menyebut, sesuai kontrak kerja, masa pemeliharaan memang baru berakhir pada 19 November 2022. ”Untuk perbaikan dari kontraktor juga masih berjalan. Sampai sore tadi, perbaikan lantai granit juga masih dilakukan, sudah sampai selatan, depan Kantor Pos tadi,” terangnya kepada Jawa Pos Radar Jombang (13/11) sore.
Saat disinggung sejumlah lampu taman yang masih mati, Setiawan juga tak membantah. Dalam waktu dekat pihaknya akan menggelar pertemuan lagi dengan pihak rekanan untuk membahas kekurangan yang masih ada. ”Besok (Hari ini,Red), kita rencana mau bahas lagi sama rekanan, mana yang belum diperbaiki, juga akan dibuka nanti di sana,” pungkasnya. (riz/naz/riz) Editor : Achmad RW