Kegiatan yang dilaksanakan bersamaan dengan diperingatinya Hari Pahlawan (10/11) semakin menjadi penyemangat peserta. Dengan didampingi orang tua khususnya sang ibu, anak-anak ini menuangkan imajinasi dan kreativitasnya di atas lembaran koran. ”Bahkan ada salah satu wali murid yang mengajak serta bayinya untuk mendampingi sang kakak yang sedang mengikuti lomba,” ujar Suhemi salah satu guru di TK Negeri Pembina Gudo.
Mereka berlomba menampilkan hasil karya terbaik agar dapat menjadi salah satu wakil pilihan di tingkat kecamatan. Selesai mewarna, siswa didampingi orang tuanya kemudian menggunting dan melekatkan potongan geometri tangram pada bidang kosong yang telah disiapkan di lembaran koran menjadi suatu bentuk. Banyak kreasi aneka bentuk dihasilkan dari potongan geometri tangram. Antara lain bentuk hewan ternak, kendaraan hingga bentuk bangunan.
Sementara di tempat terpisah, puluhan siswa TK Roudhotul Jannah Desa Pojok Kulon, Kecamatan Kesamben juga menggelar lomba tangram dengan tidak kalah semangat. ”Anak-anak bersama orang tua sangat antusias dalam mengikuti lomba tangram ini, terlebih saat menunjukkan hasil karyanya masing-masing,” ungkap, Srigati Maretno salah satu tenaga pengajar di TK Roudhotul Jannah.
Tiga karya siswa terbaik dari tiap kecamatan nantinya akan dikirimkan untuk mengikuti perlombaan di tingkat kabupaten. Kecamatan dengan jumlah peserta di atas 500 siswa berhak mendapat tambahan menjadi enam perwakilan terbaik. Acara final akan dilaksanakan Selasa (15/11) di Pendopo Kabupaten Jombang. (dwi/naz/riz) Editor : Achmad RW