Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Waspada DBD! Sudah 12 Pasien Masuk RS Mayoritas Anak-Anak

Achmad RW • Rabu, 9 November 2022 | 13:00 WIB
Sejumlah pasien DBD dirawat di RSUD Jombang kemarin (8/11).
Sejumlah pasien DBD dirawat di RSUD Jombang kemarin (8/11).
JOMBANG – Masuk musim penghujan, penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) harus benar-benar diwaspadai. Sebab, penyebarannya terus terlihat. Bahkan, saat ini sudah ada 10 pasien yang dirawat di RSUD Jombang dan dua pasien dirawat di RSUD Ploso.

Panntauan di RSUD Jombang hingga Selasa (8/11) kemarin, tampak sejumlah anak-anak mendapat perawatan intensif karena terjangkit penyakit DBD. Semuanya dipasang selang infus di tangan. Sebagian lagi, bahkan dipasang alat bantu pernafasan.

“Sekitar 10 pasien DBD kita rawat, lima pasien dewasa dan lima pasien anak-anak. Tapi kondisinya Alhamdulillah tidak terlalu membayakan dan masih terkendali,’’ ujar Direktur RSUD Jombang dr Ma'murotus Sa'diyah kepada Jawa Pos Radar Jombang, kemarin (8/11).

Disampaikan, kedatangan pasien DBD ini tidak bersamaan. Semua datang bergantian. Sebagian ada yang datang rujukan dari puskesmas dan sebagian juga datang langsung ke RSUD Jombang. ”Secara umum mereka dalam kondisi stabil. Sebagian yang sudah sembuh juga kita perbolehkan pulang,’’ tambah dokter yang akrab disapa Ning Eyik ini.

Memasuki musim penghujan, ia turut mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran penyakit DBD. Salah satunya, dengan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) secara rutin di rumah masing-masing. ”Ya, PSN sangat perlu kita lakukan di musim penghujan, misalnya 3M plus di rumah agar jentik nyamuk tidak dapat berkembang di lingkungan kita,’’ tegasnya.

Terpisah, Direktur RSUD Ploso dr Iskandar Zulqarnain, mengatakan sejak awal November total ada enam pasien anak-anak yang dirawat di tempatnya. Dari enam pasien itu empat orang sudah dinyatakan sembuh dan diperbolehkan pulang. Sehingga saat ini tersisa dua pasien yang masih diberikan perawatan intensif. "Sekarang yang dirawat dua orang," bebernya.

Sementara itu, Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Jombang Haryo Purwono mengatakan, jumlah kasus DBD sejak Januari hingga Oktober tahun ini tercatat ada 107 orang. ”Untuk bulan ini belum masuk laporannya,’’ ujar dia.

Ia lantas merinci, pada Januari ada 22 kasus, Februari 9 kasus, Maret 20 kasus, April 12 kasus, Mei 14 kasus, Juni 13 kasus, Juli 4 kasus, Agustus 3 kasus, September 4 kasus dan Oktober 6 kasus. ”Upaya pencegahan dengan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) tetap, dan gerakan pencegahan lain baik di tingkat kabupaten, kecamatan dan desa tetap kita adakan secara rutin,’’ pungkasnya. (ang/bin/riz)

  Editor : Achmad RW
#dbd #Demam berdarah Dengue #Jombang #musim penghujan #12 pasien dirawat #mayoritas anak-anak