Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Petani Cabai Pusing, Sudah Produksi Tak Maksimal Harga Panen Anjlok Lagi

Achmad RW • Senin, 7 November 2022 | 14:01 WIB
Petani cabai di Kecamatan Kudu, Jombang
Petani cabai di Kecamatan Kudu, Jombang
JOMBANG - Petani cabai di Desa Katemas, Kecamatan Kudu dihadapkan pada situasi yang sulit. Selain harga jual anjlok, hasil panen juga tidak maksimal karena terkena hama petek.

Jaelani salah satu petani mengatakan, bulan ini merupakan bulan tersulit untuk petani cabai. Karena harga cabai yang saat ini turun cukup drastis. ”Saat ini harga cabai hanya Rp 15 ribu per kilogram (kg)," ujarnya saat dikonfirmasi, kemarin.

Padahal, lanjut Jaelani, harga cabai bulan lalu masih bisa tembus hingga Rp 30 ribu per kg. ”Turunnya juga bertahap dari Rp 30 ribu turun menjadi Rp 28 ribu. Harga fluktuatif sampai sekarang menjadi Rp 15 ribu per kg," terangnya. Tidak hanya itu, pada musim saat ini hasil panennya juga tidak bisa maksimal, lantaran tanamannya terserang hama petek yang mengakibatkan produksinya tidak maksimal.

Biasanya dari sawah berukuran 1.400 meter persegi, dirinya bisa menghasilkan 1 kuintal cabai dalam sekali panen. Sekarang turun hingga separuh lebih. ”Saat ini sekali panen hanya mendapat 25 sampai 30 kg," tuturnya.

Apabila harga cabai terus mengalami penurunan, maka, dipastikan dirinya akan merugi. Karena tidak sebanding dengan ongkos tanam yang tinggi. ”Kalau sampai di bawah Rp 10 ribu ya rugi. Petani tidak dapat apa-apa. Semoga harga cabai bisa stabil,” pungkasnya.(yan/naz/riz) Editor : Achmad RW
#Petani Cabai #kudu #Jombang #petai #Pertanian #utara brantas #harga anjlok #Menjerit #hasil menurun