”Ini tugas kita dalam rangka meringankan beban masyarakat miskin, yang paling baru kami melakukan pengawalan bantuan sosial berupa BLT BBM kepada masyarakat miskin,” ucap Kepala Dinas Sosial Jombang Hari Purnomo.
Sesuai dengan mandat Presiden kepada Kementerian Sosial, BLT diberikan kepada KPM PKH dan BPNT. Khusus Jombang, penerima BLT BBM Berjumlah 114 ribu KPM (keluarga penerima manfaat).
Nama-nama yang sudah ditentukan, Dinas Sosial berupaya semaksimal mungkin bersinergi dengan PT Pos selaku penyalur BLT. Agar bisa melaksanakan penyaluran BLT sebaik mungkin dan diterimakan kepada yang berhak. ”Alhamdulillah sejauh ini, berkat kerjasama seluruh pihak, mulai dari PT Pos, Dinsos, pemerintah kecamatan bersama Forkopimca dan pemerintah desa serta tiga pilar se-Kabupaten Jombang, penyaluran berjalan lancar dan tertib,” jelasnya.
Sebanyak 114 ribu KPM mendapatkan Rp 300 ribu BLT BBM untuk dua bulan. Untuk melihat dapat atau tidaknya BLT BBM, masyarakat bisa cek di https://cekbansos.kemensos.go.id/.
Dinsos kini juga memiliki layanan aplikasi Intuisi (Input Data Usulan Integrasi SIKS-NG–SIAK). Aplikasi ini untuk mempermudah pemerintah desa dalam mengusulkan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DKTS) dan penerima bansos.
Dengan aplikasi tersebut, pemerintah desa lebih mudah dalam mengusulkan DTKS dan pengusulan penerima bansos. Sebab aplikasi tersebut langsung terkoneksi dengan sistem di Kemensos dan SIAK (Dispendukcapil). “Sehingga bisa mengecek administrasi kependudukan sudah valid apa belum,’’ pungkas Hari. (wen/bin/riz) Editor : Achmad RW