”Untuk ruas itu (Ngrimbi–Wonokerto) akan kita cek ke lapangan apakah sudah masuk lis apa belum tahun ini,” ujar Kepala Dinas PUPR Bayu Pancoroadi, kemarin (30/8).
Dijelaskan, dari sekitar 500 ruas jalan kabupaten yang rusak, tak semuanya mendapat prioritas perbaikan tahun ini. Pasalnya, selain faktor ketersediaan anggaran, juga mempertimbangan waktu.
Bayu menambahkan, sesuai pengajuan anggaran yang sudah didok dalam P-APBD 2022, anggaran perbaikan jalan disetujui sebesar Rp 91 miliar. Anggaran tersebut hanya cukup untuk melakukan perbaikan di 43 titik ruas jalan. ”Kita tangani yang sudah urgent. Tapi kalau kerusakan kecil atau sedang insya Allah bisa kita tangani lewat pemeliharaan,” tambahnya.
Bayu menambahkan, di Kecamatan Wonosalam sendiri ada empat pekerjaan perbaikan jalan rusak dengan kategori urgent. Di antaranya, ruas Mojolegi–Panglungan, jalan kawasan wisata Lembah Giri di Desa/Kecamatan Wonosalam, Wonosalam pasar dan jalan di Desa Carangwulung melalui anggaran BK provinsi. ”Ada empat pekerjaan, dan semua itu kita lakukan secara bertahap,” tambahnya.
Sedangkan di Kecamatan Bareng juga demikian, dari hasil inventarisir yang dilakukan dinas PUPR, ada empat titik yang diperbaiki. Pertama, ruas Bareng–Wonosalam Pasar, Mojotengah–Banjaragung, Penggaron–Bareng dan Ngoro Bareng. ”Semuanya kita perbaiki lewat anggaran P-APBD,” pungkasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, jalan kabupaten di wilayah pinggiran minim perhatian. Salah satunya kondisi jalan Ngrimbi-Wonokerto yang rusak. Selain banyak dipenuhi lubang, permukaan jalan yang menanjak semakin membahayakan pengguna jalan.
Pantauan di lokasi kemarin (29/8), kondisi jalan penghubung kecamatan Bareng-Wonosalam memprihatinkan. Salah satunya di ruas Dusun Kopen, Desa Ngrimbi. Mulai naik ke atas, kondisi jalan makin tak karuan karena penuh lubang di mana-mana. Terlihat sebagian permukaan jalan rusak ditutup dengan material tanah uruk.
Dikonfirmasi terpisah, Kepala Desa Ngrimbi Samsul Hadi tak menampik kondisi jalan penghubung Desa Ngrimbi–Wonokerto rusak berat. ”Ya memang kondisinya rusak seperti itu,” ujar dia kemarin. (ang/naz/riz)
Editor : Achmad RW