Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Melihat Indahnya Taman Budidaya Bugenvil, Bunga Impor Berwarna-Warni

Achmad RW • Rabu, 24 Agustus 2022 | 13:05 WIB
Taman budidaya bugenvil milik Boy di Desa Palrejo, Kecamatan SUmobito ini jadi masih dimintai pengunjung.
Taman budidaya bugenvil milik Boy di Desa Palrejo, Kecamatan SUmobito ini jadi masih dimintai pengunjung.
JOMBANG - Bunga kertas atau bugenvil sampai sekarang masih jadi idola bagi pecinta tanaman hias. Tak heran, banyak yang melakukan budidaya bunga jenis impor ini. Terlebih omzet yang didapatkan bisa jutaan rupiah.

Di Belakang rumah salah satu warga di Dusun Sumberwaru, Desa Palrejo, Kecamatan Sumbito, terlihat taman cukup apik. Berderet bunga jenis bugenvil warna-warni. Dari kejauhan, terlihat seseorang sedang asik merawat bunga-bunga yang di letakkan dalam pot tersebut.

Taman ini cukup banyak peminatnya. Selain warga sekitar, sejumlah orang hilir mudik menikmati keindahan bunga yang tidak menyukai suhu di bawah 30 derajat celcius ini. "Saya memilih budidaya bugenvil karena mudah perawatannya," ujar Ridho Boy pembudidaya bunga bugenvil.

Menurutnya, bunga bugenvil memiliki pohon kecil namun bisa tumbuh rimbun di tempat yang gersang sekalipun. Daya tarik tanaman ini terdapat pada bunga dengan corak warna cerah dan beragam. "Di Jombang masih jarang budidaya bunga bugenvil. Jadi saya ingin mengenalkan agar diminati," katanya.

Meski perawatan bugenvil terbilang mudah, ia mengaku tetap perlu sikap sabar dan telaten saat merawat. Terutama saat menyiram dan memberi pupuk bunga agar tumbuh subur. "Bunga ini juga bisa diatur kapan ingin berbunga, tergantung kita merawatnya bagaimana," tegasnya.

Boy lantas menunjukkan cara budidaya bugenvil yang berbeda dengan lainnya. Jika biasanya tanaman bugenvil sering dibonsai atau hanya ditanam di tanah. Kali ini Boy menanam di pot besar. "Muncul batang-batangnya juga harus diperhatikan, agar tanaman tidak menjadi besar dan tetap bisa ditaruh di dalam pot," beber dia.

Mulanya, budidaya ini dengan mendatangkan bugenvil impor seperti jenis Holland, Alexsandra, Baby Victoria dan lain sebagainya. Kini, semua jenis dikembangkan dari mulai bibit sampai bisa dijual usia empat bulan. "Untuk harga jual mulai Rp 50 ribu - Rp 150 ribu per biji/pot tergantung usia bunga. Paling banyak pesanan dari Surabaya. Juga temen yang suka budidaya bunga," pungkas Boy. (yan/bin/riz) Editor : Achmad RW
#bunga #taman bugenvil #budidaya #bugenvil #Jombang #palrejo #Sumobito #tanaman