Seperti terpantau Selasa (2/8) kemarin, dari arah Desa Rejosopinggir disambut lubang jalan. Sebagian besar permukaan aspal sudah tak utuh. Kondisi itu semakin memperlihatkan jalan seperti makadaman. ”Sampai sekarang belum pernah diperbaiki,” kata Suroso warga setempat.
Lubang itu terpantau hingga masuk ke Desa Tengaran. Selain jumlah lubang begitu banyak, kedalamannya juga beragam. ”Ada yang sampai 5 sentimeter lebih,” imbuh dia. Selama ini, jalur itu memang menjadi akses utama warga setempat. ”Kalau ke arah Peterongan lebih dekat lewat sini,” imbuhnya lagi.
Karena kondisinya sudah tak lagi rata, warga yang melintas harus berhati-hati. Terlebih ketika malam hari, lantaran tak memiliki penerangan. ”Waktu setelah hujan pasti lubangnya nggak kelihatan, jadi kubangan. Akhirnya rusak tambah parah,” pungkasnya. (fid/bin/riz) Editor : Achmad RW