Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Lindungi Hutan dan Sungai, DLH Ajak Warga Pantau Lingkungan Pakai Gadget

Achmad RW • Jumat, 29 Juli 2022 | 13:17 WIB
Kegiatan sosialisasi yang dilakukan DLH Jombang di Wonosalam kemarin.
Kegiatan sosialisasi yang dilakukan DLH Jombang di Wonosalam kemarin.
JOMBANG - Dinas Lingungan Hidup (DLH) Jombang terus berupaya untuk melestarikan hutan dan menjaga kesehatan sungai. Masyarakat diajak untuk melindungi lingkungan sekitar agar tidak rusak maupun tercemar. Salah satu upaya yang dilakukan, menggandeng pemerhati lingkungan dan warga sekitar untuk saling menjaga lingkungan.

Seperti terlihat di kantor Kecamatan Wonosalam, kemarin (28/7), mengadakan sosialisasi penggunaan teknologi konservasi hutan dan digitalisasi pemantauan kesehatan sungai dengan menghadirkan dari narasumber dari Ecological Observation and Wetland Conservation (Ecoton).

Paparan tentang pengenalan hutan dan sungai itu disampaikan setelah dibuka Lilik Purwati Kepala Bidang Konservasi. Sosialisasi ini diikuti peserta dari MA Faser Desa Panglungan, Polisi Air SMPN 1 Wonosalam, Kampoeng Adat Segunung, Aktivis Peduli Lingkungan Jombang (APLJ) dan undangan yang lain.

Peserta juga mendapat pengarahan untuk menggunakan gadget konservasi hutan dan digitalisasi pemantauan kesehatan sungai dengan melalui aplikasi Timestamp Camera Enterprise. Nampak mereka sangat antusias mendengarkan penjelasan yang diberikan. Kegiatan lebih seru lagi dengan praktik aplikasi tersebut secara langsung di lapangan.

Mereka dibagi menjadi tiga kelompok dan mencari pencemaran lingkungan yang ada disekitar. Kemudian di foto dan hasilnya akan di laporkan pada google form yang sudah tersedia. ”Kegiatan ini sebenarnya tindak lanjut dari peringatan lingkungan hidup kemarin. Karena kami masih melakukan pemantauan dengan cara manual sehingga belum terdokumentasi secara digital,” ujar Lilik setelah kegiatan.

Ia menambahkan, perlu pemanfaatan teknologi yang ada agar gadget yang dimiliki bisa bermanfaat untuk menjaga lingkungan sekitar. ”Dengan ini mereka bisa melaporkan kejadian apa yang berhubungan dengan konservasi dan pemantuan kualitas sungai,” tuturnya.

Lilik lantas memberi contoh, semisal hutan terdapat banyak sampah plastik atau sungai yang ada di sekitar mereka tercemar limbah. Mereka langsung bisa memfoto dan melaporkan melaui google form. ”Dari laporan tersebut kami bisa mengetahui sebaran kualitas sungai, apakah bagus atau tercemar. Sehingga kami juga bisa melakukan evaluasi dari laporan teman-teman,” tegas dia.

Salah satu peserta Romza, mengaku dengan aplikasi tersebut lebih mudah melaporkan adanya pencemaran hutan maupun sungai. ”Dengan menggunakan HP saja bisa melindungi hutan dan sungai. Terlebih lagi aplikasi yang digunakan juga cukup mudah,” pungkasnya. (yan/bin/riz)

 

 

  Editor : Achmad RW
#Jaga hutan #Jombang #Aktivis Lingkungn #Peduli lingkungan #DLH Jombang #Pantau sungai #Wonosalam