Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Penari Remo Boletan Asal Jombang Meninggal Dunia di Atas Panggung

Achmad RW • Selasa, 26 Juli 2022 | 02:37 WIB
Video pentas terakhir Cak Mukadi hingga ia terjatuh di atas panggung. (ACHMAD RW/JAWA POS RADAR JOMBANG)
Video pentas terakhir Cak Mukadi hingga ia terjatuh di atas panggung. (ACHMAD RW/JAWA POS RADAR JOMBANG)
JOMBANG - Cak Mukadi penari remo yang tengah mementaskan tembang jula-juli, dalam pertunjukan ludruk di Tanggulangin Sidoarjo, Sabtu (23/7) malam, tiba-tiba terjatuh di atas panggung dan meninggal dunia. Ia meninggal karena serangan jantung.

Saat-saat terakhir Cak Mukadi jatuh dan meninggal di atas panggung itu terekam kamera salah satu penonton. Salah seorang warga mengabadikan pementasan ludruk Delta Wijaya Sidoarjo. Dalam video berdurasi 1.58 menit itu, terlihat Cak Mukadi yang mengenakan kostum penari remo, tengah melakukan jula juli. Semacam pantun pembukaan ludruk yang diiringi musik gamelan.

Sejak awal video, ia terlihat sudah berat melafalkan pantun. Beberapa kali nafasnya tersengal dan terlihat menahan sakit. Hingga pada menit ke 1.45, warga Desa Kedungdowo, Kecamatan Ploso ini terlihat tak kuat lagi menahan sakit hingga terjatuh ke arah depan. Sontak, kejadian itu membuat pentas ludruk langsung terhenti. Seluruh kru dan pemain musik berteriak dan berupaya menolong.

Hal ini dibenarkan Mustakim, Pimpinan Ludruk Delta Wijaya yang ditemui di rumah Cak Mukadi, Senin (25/7) siang. Mustakim menyebut, kejadian itu berlangung Sabtu malam sekitar pukul 23.00. “Kejadiannya saat dia sedang nggambang, setelah tari remo boletan sendirian. Tidak menyangka tiba-tiba terjatuh begitu,” ucapnya.

Kesaksian lain, juga diberikan rekan kerja Mukadi bernama Yhoni. Seluruh kru merasa kaget saat Mukadi terjatuh di atas panggung. “Semua menolong ke panggung,” tambahnya. Terlebih, hingga pertunjukan berjalan, Mukadi tak mengeluh sakit apapun. Ia juga terlihat sangat fit dan bugar. “Tidak ada tanda-tanda sebelumnya, cuma Cak Mukadi memang kalau sakit ndak dirasa, ndak pernah mau cerita,” lontarnya.

Usai kejadian itu, sejumlah rekanan langsung melarikannya ke salah satu rumah sakit di Tulangan Sidoarjo. Namun sayang, nyawa seniman ini tak tertolong. “Meninggal dunia di rumah sakit, katanya dokter diagnosa serangan jantung,” tambah dia. Jenazah bapak dua anak ini langsung dibawa ke rumah duka malam itu juga dan dikebumikan Minggu (24/7) pagi. (riz/bin) Editor : Achmad RW
#Remo boletan #meninggal dunia #Seniman #Di Panggung #Kedungdowo #Ploso #Jombang #Sisoarjo #Ludruk