Kepala Dinas Peternakan Jombang Agus Susilo Sugioto, menyampaikan setiap hari temuan kasus sapi terjangkit PMK terus ada dan jumlahnya masih bertambah. "Kalau dulu ratusan ekor, kini jadi puluhan,’’ katanya kepada Jawa Pos Radar Jombang, kemarin (19/7).
Berdasar laporan per (18/7), sedikitnya ditemukan 71 ekor sapi sakit. Temuan itu berasal dari beberapa kecamatan. Kemudian sapi mati ada 5 ekor dan 7 ekor sapi dipotong paksa. ”Tapi jumlah sapi yang sembuh juga banyak ada 592 ekor,’’ tambahnya.
Dia lantas menjelaskan, total ada 146 sapi mati sejak kasus PMK ditemukan di Jombang. Jumlah tersebut didominiasi sapi anakan alias pedet. Adapun sapi yang dipotong paksa ada 195 ekor. Sedangkan sapi yang masih sakit sampai sekarang ini masih ada 1.605 ekor.
Untuk menambah daya tahan sapi, pihaknya masih menunggu droping vaksin dari Pemprov Jawa Timur. Sebab, vaksin sebelumnya telah habis. Agus kemudian mengusulkan 12.000 dosis vaksin untuk tahap 2 dan 7.000 dosis untuk sapi yang belum divaksin. ”Total kita usulkan 19.000 dosis. Mungkin minggu depan akan turun,’’ terangnya.
Pada vaksinasi tahap 1 itu menyasar 12.051 ekor sapi di Jombang. Tahap kedua, diberikan satu bulan sejak pemberian vaksin pertama. ”Jumlah tersebut sapi perah. Sedangkan sapi potong maupun kambing belum kita vaksin,’’ pungkas dia. (ang/bin/riz) Editor : Achmad RW