Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagrin) Jombang Hari Oetomo menuturkan, saat ini proyek itu masih berjalan. Pekerjaan awal pengurukan lahan. ’’Sampai minggu kesembilan masih proses pengurukan lahan,’’ kata Hari kepada Jawa Pos Radar Jombang.
Pengurukan itu masuk dalam seluruh bagian kontrak paket dengan pagu Rp 25,6 miliar. ’’Setelah urukan selesai nanti akan dilanjutkan fisik, atau pondasi untuk bangunan pabrik,’’ imbuhnya.
Sesuai jadwal, pekerjaan pengurukan ditarget kelar sebelum akhir Juli. ’’Targenya, 25 Juli pengurukan selesai, dilanjutkan 27 Juli untuk pembangunan fisik atau pondasi pabrik,’’ tegasnya.
Berdasar pengamatan tim, lanjut Hari, pekerjaan sementara ini masih terkendali. Belum mengalami kendala hingga progres pekerjaan minus. ’’Laporan terakhir kemarin itu delapan persen dari targetnya enam persen,’’ ungkapnya. Dia berharap proyek bisa terus berjalan sesuai jadwal. ’’Artinya tidak ada minus, sehingga dari sisi waktu pelaksanaan dan jadwal capaian ditepati,’’ ucapnya.
Untuk diketahui, tahun 2022 ini, Pemkab Jombang kembali melakukan pembangunan sentra IKM Slag Aluminium. Lokasi pabrik ke dua ini berada di desa kendalsari. Pembangunannya, menggunakan anggaran DAK dari pemerintah pusat dengan nilai anggaran Rp 25,6 miliar. (fid/jif/riz) Editor : Achmad RW