’’Agar dokter fungsional yang ada di puskesmas dapat melakukan pemeriksaan refraksi pada mata hanya di puskesmas, tidak perlu melakukan rujukan pada fasilitas lanjutan,’’ kata dr Erry Dewanto SpM, direktur utama Klinik Mata EDC Group.
Workshop pelatihan refraksi dan glaukoma dilaksanakan di lantai dua kantor Dinas Kesehatan Jombang. Narasumbernya, dr Wahyu Endah Prabawati SpM M KedKlin.
Setelah menerima materi tentang glaukoma, peserta diajak praktik langsung pemeriksaan mata. Tim dari Klinik Mata EDC Mojoagung sigap menyiapkan peralatan praktik yang digunakan. Peralatan yang dibawa lengkap. Salah satu peserta dipakai menjadi contoh pemeriksaan.
’’Tidak hanya diisi materi oleh dokter spesialis yang kami miliki, kegiatan ini juga langsung praktik,’’ ungkap Erry.
Erry berharap, sinergi yang dibangun Klinik Mata EDC Mojoagung dengan Pemkab Jombang dapat membuat masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan utamanya kesehatan mata yang lebih optimal dengan tenaga yang mumpuni.
Klinik Mata EDC Mojoagung terletak di Jalan Raya Veteran Nomor 437 Miagan Kecamatan Mojoagung. Terkenal dengan pusat operasi katarak dengan teknik fakoemulsifikasi yang menggunakan mesin terbaru. Irisan kecil, tanpa jahitan, tanpa suntik, setelah operasi mata, tanpa ditutup.
Yang paling unggul, klinik mata EDC mojoagung menggunakan sistem one day care atau pasien tidak perlu melakukan rawat inap.
Klinik Mata EDC Mojoagung memiliki 15 dokter spesialis mata. Klinik mata juga memiliki atat-alat pemeriksaan mata yang canggih dan modern. ’’Kami melayani pasien umum dan pasien BPJS Kesehatan,’’ tegasnya. (wen/jif) Editor : Achmad RW