Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Senen, menjelaskan, pembinaan intensif dilakukan secara berkala. ’’Ini sebagai upaya kita untuk meningkatkan wawasan teman-teman jupel di lapangan,’’ katanya didampingi Dian Yunitasari , kapala Bidang Kebudayaan Dinas P dan K.
Seperti dilakukan kemarin (24/5), sebanyak sembilan jupel mengikuti kegiatan pembinaan yang digelar bidang kebudayaan. Dalam kesempatan itu, dinas mengingatkan untuk tertib administrasi. Diantaranya dengan mengisi buku tamu jika ada pengunjung yang masuk situs yang ada di Jombang. ’’Kedepannya kami akan memberi id card dan seragam untuk teman-teman jupel,’’ paparnya.
Senen menambahkan, kegiatan pembinaan terhadap jupel juga sebagai sarana untuk mengevaluasi tupoksi juru pelihara. Pasalnya, tugas mereka sesuai undang-undang yang berlaku. Mereka tidak sekadar merawat situs, melainkan memelihara, dan menjaga keamanan cagar budaya. ’’Kami mengimbau teman-teman jupel untuk melapor jika ada temuan benda-benda diduga cagar budaya di sekitar wilayahnya,’’ tandasnya.
Dengan pembinaan secara rutin ini diharapkan dapat meningkatkan kinerja mereka. ’’Kegiatan ini juga sebagai wujud mengapresiasi kinerja mereka. Kami berencana mengagendakan kegiatan pembinaan setiap bulan,’’ urainya. (ang/jif/riz) Editor : Achmad RW