Pantauan di lokasi, tampak kerusakan mulai terasa ketika keluar dari Desa Japanan menuju Desa Grobogan. Kondisi aspal jalan ini hancur total. Hanya menyisakan bebatuan lancip yang kerap membahayakan pengguna jalan. ”Memang kalau mau ke Grobogan lewat Desa Japanan jalannya rusak berat,’’ terang Zainal, seorang buruh tani kepada Jawa Pos Radar Jombang kemarin.
Saking rusaknya, ia menyarankan untuk memutar arah lewat jalur lain. ”Kalau tidak ingin lewat jalan rusak, lewat jalan besar saja,’’ tambahnya. Menurut dia, kondisi jalan rusak di Grobogan sudah berpuluh tahun. Sejak dulu, sampai sekarang tidak pernah ada perbaikan. ”Katanya mau diperbaiki, tapi kurang tahu kapan,’’ tegasnya.
Kepala Desa Grobogan Misia Arsa Whiliyanti Aptadda membenarkan kondisi jalan kabupaten di wilayahnya rusak berat dan butuh perbaikan. Ia mengaku, sudah melaporkan jalan rusak tersebut ke dinas terkait. Bahkan, sejak 2020 lalu usulan perbaikan jalan tersebut pernah disetujui dan akan diperbaiki tahun ini.
”Sudah masuk sistem informasi pemerintahan daerah (SIPD). Namun informasi yang kami terima perbaikannya ditunda,’’ papar dia. Padahal, perbaikan jalan kabupaten di wilayahnya perlu dilakukan segera. Sebab, jalan itu merupakan akses warga tiga desa yakni Japanan, Karangwinongan dan Grobogan. ”Harapan kami segera diperbaiki,’’ pungkasnya. (ang/bin/riz) Editor : Achmad RW