”Alhamdulillah pesanan banyak,” terang Heru.
Dia menambahkan, tingginya permintaan nisan sudah terasa sejak sebelum masuk Ramadan. Salah satunya karena selama Ramadan banyak masyarakat yang ingin mengganti nisan makam anggota keluarganya yang telah wafat. "Produksi batu nisan grafir sebelum puasa, pesanan paling banyak 30-40 nisan per hari. Kalau bulan-bulan mendekati puasa dan sampai sekarang ini pesanan dalam sehari sampai 150 nisan," ujarnya.
Untuk pengerjaan nisan grafir ini, Heru dibantu kerabatnya dan tetangga sekitarnya. Setidaknya ada enam orang yang membantu pekerjaanya. Mulai dari memotong granit, mengecor, sampai finishing dan pengiriman. ”Jadi, untuk pelanggan nisan grafir ini peminatnya dari berbagai daerah selain Kabupaten Jombang, di antaranya Gresik, Cepu, Jember dan Tulungagung," pungkasnya.
Untuk harga batu nisan sendiri cukup bervariasi, tergantung model, ukuran dan bahan. Yakni, mulai dari Rp 200 ribu hingga Rp 800 ribu per biji. ”Tergantung ukuran dan kerumitan pembuatannya,” tukas Heru. Editor : Achmad RW