Kepala SMAN Ploso, Nurhidayat, menjelaskan, sesuai rilis Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT), sekolah yang dia nahkodai secara nasional masuk jajaran 1.000 sekolah terbaik. ”Alhamdulillah niat anak-anak untuk melanjutkan ke perguruan tinggi begitu tinggi. Dan puncaknya kita masuk top 1.000 sekolah, peringkat diatas 700,” kata Nurhidayat kepada Jawa Pos Radar Jombang.
Di tingkat Jombang, SMAN Ploso masuk posisi delapan besar. Dengan nilai total rata-rata 513,175. Prestasi itu merupakan kali pertama diraih hingga masuk jajaran sekolah terbaik.
”Baru kali ini dan luar biasa bisa masuk 1.000 sekolah terbaik nasional,” imbuhnya.
Dia berharap, prestasi itu terus ditingkatkan. Paling tidak bisa tetap bertengger dalam jajaran sekolah terbaik nasional. ”Harapan kita, bisa bertahan. Karena tahun ini merupakan lulusan pertama sistem zonasi,” lanjut Nurhidayat.
Pihaknya bakal melakukan evaluasi setelah nantinya para siswa kelas 12 lulus dan dinyatakan masuk perguruan tinggi. Sebagai tindaklanjut efek sistem zonasi yang tahun ini merupakan lulusan pertama.
”Sistem zonasi itu apakah ada pengaruhnya, akan kita evaluasi lagi. Melihat hasil UTBK tahun ini,” tuturnya.
Puluhan siswanya diterima di perguruan tingi di beberapa daerah. ”27 diterima melalui jalur undangan universitas. Serta 19 diterima lewat jalur poltek,” urainya.