Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Jombang Hartono mengatakan, uji coba jembatan baru Ploso tahap kedua berakhir kemarin. ”Jadi mulai Sabtu kemarin sampai Minggu (3/4). Cuma, dibukanya satu hari itu hanya beberapa jam saja,” kata Hartono dikonfirmasi.
Dijelaskan, untuk Jumat misalmya dibuka pukul 07.00-10.00 dilanjutkan pada pukul 15.00-19.00. Sementara Sabtu dibuka sejak pukul 07.00-23.00. ”Untuk Minggu sama dengan Sabtu,” imbuh dia.
Berdasarkan evaluasi uji coba tahap pertama beberapa waktu lalu, disepakati perlu adanya penambahan rambu jalan. ”Jadi kemarin sebagian sudah dipasang provinsi rambu sementara, yang masih kurang masih dicarikan. Kalau sifatnya rambu permanen, untuk sementara dikasih water barrier,” ujar Hartono.
Menurutnya, rambu yang belum terpasang menyebar di beberapa titik. ”Yang belum di atas misalnya ini ada rambu dilarang belok kanan, lalu rambu dilarang berhenti dan parkir. Kalau di sisi utara yang belum rambu hati-hati,” tutur dia.
Kendati tak mengetahui pasti butuh berapa rambu, menurut Hartono diperkirakan tak sampai 10 rambu. Karena itu, sementara dia juga belum bisa memastikan apakah usai uji coba kedua, bakal dilanjutkan uji coba selanjutnya. ”Tergantung teman-teman BBPJN, tapi bisa dibuka sewaktu-waktu. Karena kepolisian punya kewenangan buka, cuma untuk mengurai kemacetan ketika terjadi macet panjang,” kata Hartono.
Sebelumnya, proses uji coba jembatan baru Ploso Minggu (27/3) kemarin memasuki hari ketiga. Dari hasil pemantauan petugas, ada beberapa hal yang menjadi evaluasi. Salah satunya fasilitas rambu-rambu jalan yang belum optimal menjadikan sebagian pengguna jalan bingung.
Kasatlantas Polres Jombang AKP Rudi Purwanto menerangkan hingga Minggu (27/3) kemarin, akses jembatan Ploso baru dibuka melanjutkan kegiatan uji coba jembatan yang masuk hari ketiga.
Dikatakan, selama beberapa hari melakukan pemantauan, kegiatan uji coba jembatan baru berjalan aman. ”Tidak ada kejadian khusus, kecelakaan atau lainnya,” bebernya.
Meski begitu, beberapa pengendara terlihat masih banyak yang bingung saat akan melintas jembatan baru Ploso, salah satunya fasilitas rambu jalan yang dinilai masih belum optimal. ”Jadi kita sudah pantau, memang ada beberapa kekurangan yang nantinya perlu dievaluasi,” terang AKP Rudi.
Karena minimnya rambu itu, seringkali membuat pengendara yang melintas kebingungan. Di ujung timur misalnya, beberapa kendaraan yang akan naik ke jembatan masih seringkali harus berhenti untuk membaca arah. ”Itu terjadi beberapa kali dalam pantauan kami,” lanjutnya. Editor : Rojiful Mamduh