"Memang kami saat ini melakukan kajian terkait potensi untuk meningkatkan PAD," ujarnya kepada Jawa Pos Radar Jombang.
Salah satu perhatiannya pada pengelolaan pasar, parkir maupun Taman Tirta Wisata. ”Jadi bagaimana nantinya agar meningkatkan PAD," ungkapnya.
Saat ditanya apakah nantinya akan dialihkan ke perumda atau membentuk perumda baru, Agus masih belum memberikan keterangan pasti. "Belum itu, yang jelas kami masih melakukan kajian," ungkapnya.
Dijelaskan, dari hasil kajian itu sebagai dasar pihaknya melangkah. ”Nantinya baru akan ada langkah selanjutnya seperti apa,” terangnya.
Seperti pengelolaan pasar dan parkir ini, lanjut Agus, jangan sampai nantinya ini justru merugikan masyarakat. "Untuk parkir nanti yang akan dievaluasi parkir khusus," katanya.
Ia memberi contoh seperti, parkir yang berada di pasar maupun parkir yang berada di Desa Tunggorono. "Jadi kita masih fokus kajian mana yang berpotensi meningkatkan PAD," tegas Agus.
Seperti diberitakan sebelumnya, pengelolaan pasar daerah bakal dirombak. Itu setelah pemkab berencana menyerahkan pengelolaan pasar daerah ke perumda. Saat ini bahkan sudah ada pembahasan di lintas sektor. Keterangan diterima Jawa Pos Radar Jombang, ada tiga item pengelolaan direncanakan bakal tak lagi di-handle OPD. Masing-masing pasar, Taman Tirta Wisata dan parkir. Editor : Rojiful Mamduh