Pelaksanaan uji coba dimulai pukul 15.00. Sejumlah petugas gabungan dari kepolisian dan Dishub, terlihat berjaga di lokasi dan mengatur lalu lintas. Di ujung timur, selatan juga utara hingga jalur bercabang di atas jembatan.
“Jadi sesuai jadwal, uji coba dibuka setiap pukul 15.00 hingga pukul 20.00,” kata AKP Rudi Purwanto Kasatlantas Polres Jombang. Menurutnya, pengujian berfungsi ganda. Selain untuk membantu mengurai kemacetan saat akhir pekan, uji coba ini berfungsi menilai kemananan dan kesiapan jembatan saat digunakan nanti.
“Karena nanti jelang lebaran akan difungsikan, jadi kita perlu lihat dulu bagaimana nanti pengaturan dan lainnya,” ucapnya. Ia menyebut tak ada pembatasan kendaraan yang melintas. Seluruh kendaraan bisa melalui jembatan baru. Pengaturan hanya dilakukan untuk arah melintas. “Jadi memang tidak semua arah bisa dilalui dengan jembatan baru ini,” tambahnya.
Kendaraan yang bisa melintasi jembatan, hanyalah kendaraan dari arah Jombang yang akan menuju Lamongan. Sedangkan dari arah timur, yang bisa melintas hanya kendaraan dari arah Ngusikan yang akan menuju Jombang atau sisi selatan. “Untuk kendaraan dari selatan yang mau ke arah Nganjuk maupun Mojokerto, masih harus melintas di jembatan lama, karena dari Ngusikan itu hanya satu jalur naik saja,” pungkasnya.
Uji coba jembatan ini mampu mengurai kemacetan dan antrean kendaraan yang ada. Terlihat dari jalur menuju jembatan lama yang tampak lengang dan minim penumpukan. Hal serupa juga terlihat di jalur Ploso-Babat yang terlihat sangat lancar.
Hal ini terlihat jauh berbeda dengan kondisi jalan ketika jembatan baru kembali ditutup. Seperti Sabtu kemarin (26/3) pagi, antrean kendaraan masih mengular di sisi utara dan selatan jembatan lama. Editor : Rojiful Mamduh