Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Plafon SDN Talunkidul 2 Jebol

Rojiful Mamduh • Selasa, 22 Maret 2022 | 01:36 WIB
Photo
Photo
JOMBANG – Kondisi atap di SDN Talunkidul 2 Kecamatan Sumobito memprihatinkan kemarin (19/3). Menyusul plafon dan selasar di salah satu ruang kelas terpantau jebol. Meski sudah diusulkan perbaikan, setelah dua tahun menunggu belum ada penanganan.

Pantauan di lokasi, tampak bangunan selasar di depan ruang kelas 5 terpantau jebol. Sebagian genting sudah rontok bahkan mengancam keselamatan siswa.

Tak hanya itu, kondisi plafon di ruang kelas juga jebol. Untuk meminimalisir bahaya, pihak sekolah menyangga plafon dengan bambu. ”Ya ini sudah lama jebolnya,’’ ujar M Kurniawan, salah satu guru kepada Jawa Pos Radar Jombang.

sebenarnya buka hanya ruang kelas 5 saja yang rusak, sejumlah bangunan kelas lain juga rusak. ”Kelas 4, 6 serta ruang guru juga rusak. Yang paling parah ada di depan kelas 5,’’ jelas dia.

Pihak sekolah mengaku sudah mengusulkan renovasi kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jombang, namun, dua kali diusulkan pihak dinas belum melakukan perbaikan. ”Dulu pernah disurvey tapi belum diperbaiki,’’ tandasnya.

Dia berharap, pihak dinas segera mencarikan solusi agar kelasnya tak membahayakan siswa saat kegiatan belajar mengajar (KBM). ”Harapannya, segera diperbaiki agar tidak membahayakan siswa,’’ pungkasnya.

Dihubungi terpisah, Kartono, Kepala SDN Talunkidul 2 Sumobito tak menampik dengan kondisi salah satu ruang sekolahnya yang mengalami kerusakan. ”Ya, memang kondisinya demikian. Sudah kita ajukan perbaikan, namun belum direalisasi,’’ ujar dia.

Ia menjelaskan, kerusakan kelas tersebut dikarenakan faktor usia. Ia menyebut, bangunan tersebut sudah berusia 10 tahun lebih. Selain itu, selasar bagian depan kelas juga jebol lantaran faktor alam. ”Itu atapnya lebih dari 10 tahun, sudah waktunya rehab,’’ papar dia.

Meski sadar akan risiko bangunan sewaktu-waktu ambrol, Kartono tak punya pilihan lain selain harus menggunakan ruangan kelas untuk proses belajar mengajar karena tak ada ruang lain. ”Kalau di dalam kelas tidak kebocoran, tapi yang bagian luar jelas bocor,’’ pungkasnya. Editor : Rojiful Mamduh
#Sawah Alami Puso #Plafon Jebol #Paling Banyak di Ploso #terdampak banjir #SDN Talunkidul 2