Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Angkutan Perintis Marmoyo–Terminal Ploso Jombang Sepi Penumpang

Rojiful Mamduh • Rabu, 9 Maret 2022 | 14:40 WIB
Photo
Photo
JOMBANG – Program angkutan perintis jurusan trayek Terminal Ploso – Marmoyo dan Mojoagung – Wonosalam belum berjalan optimal. Setidaknya dari evaluasi jumlah penumpang bus bantuan pemerintah pusat ini.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Jombang Hartono menerangkan, hingga kini dua armada angkutan perintis masih berjalan. hanya saja di lapangan belum optimal. ”Sampai sekarang masih jalan, memang butuh sosialisasi lagi,” kata Hartono dikonfirmasi, Selasa (8/3) kemarin.

Dari hasil evaluasi sementara, angkutan bus jurusan Marmoyo – Terminal Ploso mulai diminati masyarakat. ”Setelah teman-teman cek ke sana, selama beberapa hari ini jumlah penumpangnya cenderung menurun. Dalam sehari hanya empat sampai lima orang saja,” imbuh dia.

Tak jauh berbeda trayek Mojoagung – Wonosalam, sejak awal beroperasi jumlah penumpang juga maksimal. Rata-rata dalam sehari atau dua kali keberangkatan terdapat enam orang. ”Untuk Wonosalam sebenarnya juga begitu, hampir sama,” tutur dia.

Sebagai upaya, pihaknya sudah melakukan evaluasi. Salah satunya menggencarkan sosialisasi. ”Karena program baru, mungkin sebagian warga juga belum tahu,” terangnya.

Selain itu, pihaknya juga mengubah rute trayek Wonosalam. Jika sebelumnya rutenya dari terminal Mojoagung-Wonosalam, sekarang diubah dari Pasar Mojoagung – Wonosalam. ”Baru kita mulai Februari kemarin, sekarang mulainya dari pasar (Pasar Mojoagung, Red). Kalau dulu mulai dari terminal,” lanjut Hartono.

Evaluasi lainnya terkait kondisi jalan trayek Terminal Ploso – Marmoyo. ”Untuk rute Marmoyo memang jalannya butuh perbaikan. Kalau jalur Wonosalam sudah lumayan,” singkat Hartono.

Seperti diberitakan sebelumnya, Dinas Perhubungan (Dishub) Jombang kembali menghidupkan angkutan umum. Masing-masing trayek Terminal Ploso-Marmoyo dan Mojoagung – Wonosalam.

Hartono Kepala Dishub Jombang menjelaskan, angkutan bus itu secara resmi beroperasi mulai Kamis (3/2) kemarin. Trayeknya dimulai dari Terminal Ploso-RSUD Ploso-Kecamatan Plandaan-Tanjungwadung-Marmoyo PP. ”Jadi untuk utara Brantas ini ada satu unit bus. Dalam sehari dua kali PP (pulang-pergi). Mulai dari pukul 07.00 dimulai dari Terminal Ploso sampai Marmoyo,” kata Hartono kepada Jawa Pos Radar Jombang.

Untuk keberangkatan kedua, dimulai pukul 11.00. Satu unit bus itu resmi beroperasi setelah usulan pemkab pada 2020 terealisasi tahun ini. ”Pertimbangan kita karena di sana jalur perintis. Maksudnya menggantikan yang dulu. Karena dulu sudah ada trayek arah sana, sekarang sudah tidak ada lagi,” imbuh dia.

Diharapkan dengan adanya angkutan umum itu nantinya bisa membangkitkan kembali jalur itu juga mendukung perekonomian warga sekitar. ”Jadi pusat mempunyai program supaya masyarakat yang jauh dari keterjangkautan bisa menikmati angkutan umum, karena tarifnya Rp 5.000 jauh-dekat,” sambung Hartono. Selain wilayah utara Brantas, dishub juga menghidupkan angkutan perintis jurusan Mojoagung – Wonosalam. Editor : Rojiful Mamduh
#Angkutan Perintis Marmoyo–Terminal Ploso Jombang #Sepi Penumpang