Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

DLH Jombang Terjunkan Tim untuk Cek Aktivitas Tambang Pasir di Pulorejo

M Nasikhuddin • Selasa, 8 Maret 2022 | 15:25 WIB
Photo
Photo
JOMBANG – Keluhan warga terkait maraknya aktivitas penyedotan pasir sungai di Dusun Bodo, Desa Pulorejo, Kecamatan Ngoro mendapat respons Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jombang. Senin (7/3) kemarin, tim dari DLH turun meninjau lokasi.

Miftahul Ulum Kepala DLH Jombang mengatakan, menindaklanjuti informasi dugaan adanya aktivitas penanbangan pasir di salah satu sungai di wilayah Desa Pulorejo, Kecamatan Ngoro, pihaknya sudah menerjunkan tim mengecek kebenarannya di lokasi. ”Tadi pagi (kemarin, Red) kami menerjunkan tim untuk mengecek lokasi. Karena ada laporan adanya aktivitas tambang yang menggunakan mesin penyedot pasir,” ujarnya saat dikonfirmasi, kemarin.

Kendati demikian, saat terjun ke lokasi, pihaknya belum menemukan aktivitas penyedotan pasir yang diduga dilakukan malam hari tersebut. ”Informasi dari teman-teman masih belum menemukan kegiatan tambang di sana,” tegasnya.

Hanya saja, di lokasi ada satu dump truk yang bermuatan pasir dan sempat menanyai sopirnya. ”Kami tadi tanya apakah sopir melakukan pengambilan pasir di lokasi,” beber Ulum.

Kepada petugas, sopir truk mengaku hanya mencuci pasirnya karena tercampur dengan tanah. ”Informasinya mengambil pasir daerah Kediri terus dicuci di sini (Pulorejo, Red) karena pasir tercampur dengan tanah,” ungkapnya.

Meski pengakuan dari sopir tidak ada aktivitas tambang, DLH akan tetap melakukan pengawasan di lokasi tersebut. ”Kami juga tidak percaya begitu saja. Untuk itu kami juga meminta perangkat desa untuk melakukan pengawasan,” katanya.

Ia juga berkoordinasi dengan Dinas PUPR Jombang untuk memastikan tidak ada kerusakan sungai karena adanya kegiatan itu. ”Tadi kami sudah melakukan koordinasi dengan PUPR, apakah ada kerusakan di dasar sungai atau tanggulnya,” tegasnya.

Ulum memastikan, apabila lokasi tersebut memang digunakan kegiatan tambang, secepatnya akan dilakukan penindakan. ”Kalau nanti terbukti untuk kegiatan tambang pasti kami akan tutup,” pungkas Ulum.

Sebelumnya, aktivitas penambangan pasir sungai di Dusun Bodo, Desa Pulorejo, Kecamatan Ngoro dikeluhkan warga sekitar. Selain dampaknya merusak lingkungan, diduga aktivitas tambang ilegal.

”Kalau aktivitas biasanya malam-malam,” ujar Irfan warga sekitar, Minggu (6/3).

Aktivitas pengerukan pasir cukup massif. Dalam sehari, biasanya terdapat satu sampai dua truk antre mengambil muatan. Jika kegiatan penyedotan pasir terus dilakukan, lama kelamaan akan merusak tanggul. ”Kalau setiap hari disedot, lama-kelamaan tanggulnya bisa longsor,” ungkapnya.

Warga menduga kegiatan tersebut dilakukan secara ilegal. ”Kalau belum ada izin kok bisa terang-terangan ambil pasirnya,” bebernya. Dia berharap segera ada tindakan tegas dari pihak terkait. ”Harusnya segera ada tindakan apabila tidak mempunyai izin,” tegasnya. Editor : M Nasikhuddin
#Cek Aktivitas Tambang Pasir di Pulorejo #DLH Jombang