Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

SMPN 1 Jogoroto Jombang Patuh Prokes, Ditunjuk Jadi Sekolah Inklusi

Rojiful Mamduh • Selasa, 1 Maret 2022 | 15:16 WIB
ang-foto rudy priyo utomo kepala SMPN 1 Jogoroto
ang-foto rudy priyo utomo kepala SMPN 1 Jogoroto
JOMBANG - SMPN 1 Jogoroto menaruh perhatian besar terkait ancaman wabah Covid-19. Sejumlah upaya dilakukan guna mengantisipasi persebaran virus masuk ke lingkungan sekolah dengan menambah sarpras protokol kesehatan.

Kepala SMPN 1 Jogoroto Rudi Priyo Utomo mengatakan, di tengah ancaman persebaran Covid-19, pihaknya menaruh perhatian besar terkait penerapan protokol kesehatan di sekolah. Tujuannya mencegah wabah masuk ke lingkungan sekolah.

Salah satu perhatiannya pemenuhan sarana prasarana protokol kesehatan. ”Penambahan thermogun model berdiri dan ruang isolasi yang dilengkapi tempat tidur yang representatif,” terangnya.

 

Photo
Photo


Selain itu, menambah jumlah tempat cuci tangan di beberapa titik. ” Di antaranya di depan ruang guru, ruang BK dan ruang Laboratorium IPA. Dari sisi PTK nya juga mulai melaksanakan vaksin ke-3 (booster), sehingga diharapkan akhir minggu ke-2 seluruh PTK di SMPN 1 Jogoroto sudah di vaksin ke-3 (booster),” terang Rudi, kemarin (28/2).

Selain penambahan sarpras, pihaknya juga rutin melakukan pemeliharaan keberadaan sarpras yang rusak. ”Beberapa kran air di wastafel yang rusak, pipa paralon saluran air yang bocor kita perbaiki,” bebernya.

Rudi menambahkan, SMPN 1 Jogoroto sejak tahun pelajaran 2020/2021 bersama 22 SMPN ditunjuk dinas pendidikan dan kebudayaan menjadi sekolah inklusi. Sehingga dapat menerima siswa dengan keterbatasan fisik motorik. ”Untuk itu perlu disiapkan sarprasnya, di antaranya kamar mandi khusus untuk siswa berkebutuhan khusus (kloset duduk/toilet seat), juga disiapkan selasar dan jalan yang landai untuk akses ke kelas-kelas, kantor guru, kantor TU, perpustakaan dan lain-lain,” jelas dia.

Untuk mewujudkan sekolah yang nyaman dan asri SMPN 1 Jogoroto juga konsisten mengadakan gerakan penghijauan. Langkah ini juga sebagai upaya konservasi alam. ”Pada awal musim penghujan kemarin, pohon yang besar dikurangi dahan dan rantingnya. Untuk mengimbanginya SMPN 1 Jogoroto mengadakan gerakan penghijauan dengan menanam pohon oleh semua warga sekolah,” pungkasnya. Editor : Rojiful Mamduh
#Sekolah Inklusi #Patuh Prokes #SMPN 1 Jogoroto