Nashrulloh Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Jombang menerangkan, sertifikasi terus berproses. Saat ini menunggu kelengkapan berkas OPD teknis. ”Kayaknya memang belum semua komplet, ada yang harus dilengkapi,” kata Nashrulloh dikonfirmasi, Rabu (26/1) kemarin.
Meski tak disebutkan rinci berkas apa saja, dikatakan saat ini masih dalam tahap pengumpulan. Sebab dari ribuan aset yang saat ini tengah diproses mencapai ratusan. Utamanya di Kecamatan Jombang. ”Kita Selasa ada rapat rutin dengan BPN Jombang, jadi ada banyak dokumen yang harus dicukupi, karena objeknya ini banyak,” imbuh dia.
Sehingga lanjut Nashrulloh, sementara menunggu kelengkapan berkas itu terlebih dahulu. Baru diserahkan atau didaftarkan ke BPN Jombang. ”Sekarang nunggu perkembangan kelengkapan dokumen dari OPD terkait,” kata Nashrulloh.
Dikonfirmasi terpisah Koordinator Substansi Penetapan Hak BPN Jombang Haris Kurniawan menerangkan, sementara ini belum seluruh berkas masuk ke pihaknya, sehingga belum bisa didaftarkan. Khususnya aset bidang di bawah jalan. ”Jadi begini, sesuai prioritas atau di triwulan pertama ini seluruh bidang di bawah jalan di Kecamatan Jombang didahulukan dan diselesaikan. Ini tinggal tiga desa berkas belum masuk,” kata Haris dikonfirmasi.
Berkas berada di tiga desa itu masing-masing Desa Jabon, Dapurkejambon dan Desa Sambongdukuh. ”Untuk lainnya sudah masuk dan sudah dilakukan pengukuran. Tinggal tiga di desa itu saja,” imbuh dia.
Meski demikian, dikatakan untuk sementara berkas yang sudah masuk ada ratusan bidang. Seluruhnya merupakan aset bidang jalan. ”Di Kecamatan Jombang saja itu ada 166 bidang, hanya (bidang jalan, Red) sisa tiga di desa itu tadi yang belum,” sambung Haris.
Menurutnya, dalam waktu dekat berkas itu bakal diserahkan. Itu sesuai hasil rapat koordinasi Selasa (25/1) lalu. ”Insya Allah minggu depan berkas harus dimasukkan atau didaftarkan ke BPN,” terang dia.
Dijelaskan, rapat koordinasi terus dilakukan. Tidak hanya dengan bidang aset, namun langsung ke OPD teknis. ”Jadi rapat koordinasi dengan tim sertifikasi pemkab kemarin juga fokus dengan teman-teman DPUPR. Karena berkaitan bidang di bawah jalan,” kata Haris. Editor : Rojiful Mamduh