JOMBANG – Terdapat satu distributor pupuk subsidi di awal tahun mengundurkan diri. Alasannya, karena pemiliknya terkendala kondisi kesehatan, sehingga dilakukan pergantian distributor baru.
Hari Oetomo Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagrin) Jombang melalui Nursila Cahyaningrum Kabid Sarana Perdagangan dan Barang Pokok Penting menuturkan, tahun ini ada lima distributor yang mengirim pupuk subsidi ke kios. ”Jadi ada lima distributor, cuma ada salah satu yang mengundurkan diri,” kata Nursila kepada Jawa Pos Radar Jombang.
Dikatakan, lima distributor itu semula masing-masing dari CV Sepuluh Sempurna, Tiga Tani, Mitra Tani, dan Kembar Jaya serta CV Mujiarto. Sayangnya, dia tak sebegitu hafal dari lima distributor itu nama salah satu yang mundur. ”Ada yang mundur ini kelihatannya karena orangnya sakit,” imbuh dia.
Meski demikian, lanjut Nursila, salah satu distributor itu akhirnya diganti dengan distributor lain. ”Jadi masih tetap lima, karena SPJB (Surat Perjanjian Jual Beli, Red) sudah berjalan. Akhirnya distributor yang mundur ini diserahkan ke (distributor, Red) yang lain. Jadi diganti, sehingga tidak ada masalah,” sambung Nursila.
Menurutnya, adanya pergantian distributor bukan menjadi ranah pihaknya. Sebab langsung dengan pihak produsen pupuk. ”Jadi itu kewenangan produsennya. Karena izin untuk mendirikan distributor atau melimpahkan tanggung jawab karena perjanjian (SPJB, Red) sudah berjalan, bukan ranah kita lagi. Langsung produsen pupuk,” ujar dia.
Kendati begitu, distributor itu tetap mengirim pupuk ke masing-masing kios. Saat ini terdapat ratusan kios pupuk yang tercatat di data pihaknya. ”Untuk jumlah kiosnya ini ada 230. Masing-masing (distributor, Red) kirim ke kios yang beda. Paling banyak ini CV Mujiarto dan Kembar Jaya,” kata Nursila.
Editor : Rojiful Mamduh