Kegiatan ini, dihadiri Bupati Hj Mundjidah Wahab, Kepala Dinas Pertanian M Rony, Kepala Dinas Peternakan Agus Susilo Sugiyoto, Ketua TP PKK Jombang Wiwin Isnawati serta peserta dari penyuluh pertanian, poktan, gapoktan, pengusaha berberasan, dan kelompok lumbung.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Jombang, Nur Kamalia, menyampaikan, kebijakan perberasan yang dilaksanakan Pemkab Jombang bertujuan untuk menjaga produktivitas kebutuhan pangan.
’’Melalui momentum ini, kami mengkolaborasikan kebijakan antara petani, pengusaha perberasan, dengan Bulog guna meningkatkan stabilitas harga serta untuk mencegah terjadinya inflasi,’’ terangnya.
Dalam kegiatan tersebut, juga dilaunching Perbup Percepatan Kemandirian Pangan yang mengusung tema; Bersama amankan lokal pangan bergizi beragam, bergizi seimbang dan aman (Beramal Pangan Bisa). ’’Regulasi ini adalah komitmen kami untuk melakukan percepatan kemandirian pangan,’’ tambahnya.
Sementara itu, Bupati Mundjidah menyampaikan apresiasi atas komitmen Satgas Pangan Jombang yang telah berupaya meningkatkan kemandirian pangan serta menjaga stabilitas harga pangan di Jombang.
’’Saat ini memang diperlukan terobosan inovasi dengan peningkatan pemanfaatan pangan lokal yang belum tertangani secara optimal. Untuk itu diperlukan kebijakan tentang pemanfaatan pangan lokal. Saya berharap, ada dukungan dari semua pihak termasuk organisasi wanita yang bisa mensosialisasikan pangan dalam penganekaragaman dengan pemanfaatan pangan lokal,’’ urainya.
Bupati juga memotivasi para petani untuk tetap ikhtiar dengan tetap melakukan pola tanam yang baik. Serta terus melakukan terobosan dan inovasi, dengan tidak lupa selalu berdoa dan bersedekah, agar selalu dalam lindungan Allah SWT.
’’Semoga kegiatan ini mendapatkan rida Allah SWT dan memberikan manfaat. Saya berharap tim percepatan kemandirian pangan serta satgas pangan dapat bekerja secara sinergi dan lebih optimal untuk mewujudkan Jombang yang mandiri pangan,’’ tandasnya. (ang/jif/riz) Editor : Achmad RW