Jumat, 19 Apr 2019
radarjombang
icon featured
Berita Daerah

Siswa Harus Login Ulang Jika Gangguan Listrik Padam Terjadi Saat UNBK

26 Maret 2019, 19: 46: 03 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

Pelaksanaan UNBK di SMK Negeri Kabuh.

Pelaksanaan UNBK di SMK Negeri Kabuh. (Mardiansyah Triraharjo/Jawa Pos Radar Jombang)

JOMBANG – Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) jenjang SMK digelar serentak, kemarin (25/3). Secara umum, UNBK yang diikuti 9.478 siswa SMK negeri/swasta se-Kabupaten Jombang berlangsung lancar. Meski demikian potensi gangguan seperti listrik padam masih mengancam pelaksanaan UNBK. Ditambah kondisi cuaca dalam beberapa hari terakhir yang tidak baik.

Seperti yang terpantau di SMK Negeri Kabuh, pelaksanaan UNBK diikuti sedikitnya 137 siswa. Terdiri dari 70 siswa program keahlian Kimia Industri, dan 67 siswa program keahlian Farmasi Industri. “UNBK sejak sesi pertama hingga saat ini berlangsung lancar, tidak ada gangguan yang terjadi seperti listrik padam. Kalau pun terjadi, kami sudah antisipasi dengan menyediakan genset,” kata Kepala SMK Negeri Kabuh Panca Sutrisno.

Pada sesi pertama, lanjut dia, UNBK diikuti 48 siswa. Disusul sesi kedua 46 siswa, dan sesi ketiga sebanyak 43 siswa. ”Karena ada tiga sesi, pelaksanaan UNBK selesai pukul 16.00. Itu jika normal tidak ada gangguan seperti listrik padam,” lanjutnya. Sebab jika ada gangguan di tengah sesi, siswa akan mengulang proses UNBK dari awal.

“Siswa akan kembali login dan mengerjakan soal dari awal, dengan bentuk soal yang berbeda juga. Ini risiko yang terjadi jika ada gangguan listrik padam. Tapi untuk durasi UNBK juga akan diulang dari menit pertama,” tambahnya. Untuk hari pertama kemarin, siswa mengerjakan mapel Bahasa Indonesia. Sedangkan hari kedua mapel Matematika, hari ketiga mapel Bahasa Inggris, dan hari keempat mapel Teori Kejuruan.

Terpisah, Kepala Cabdisdik Provinsi Jawa Timur di Jombang Fatkurrahman menyebut ada 3 SMK di Kecamatan Diwek yang dilaporkan mengalami gangguan listrik padam. “Listrik padam terjadi saat sesi pertama baru berjalan beberapa menit. Saya sempat mendatangi sekolah tersebut, dan ada jenset yang sudah disiapkan panitia. UNBK kembali normal,” jelasnya.

Total ada 69 SMK negeri/swasta di Jombang yang mengikuti. Dari jumlah itu 64 SMK tahun ini menggelar UNBK. Sedangkan 8 diantaranya menggabung dengan SMK lain. “Ada 5 SMK yang belum UNBK karena belum memiliki peserta didik kelas 12. Artinya lima SMK ini masih sekolah baru,” lanjutnya. Sementara jumlah peserta UNBK tahun ini tercatat 2.687 siswa SMK negeri dan 6.791 siswa SMK swasta.

“Tahun ini tidak ada siswa yang mengikuti UNBK di luar sekolah seperti ruang tahanan polisi atau lembaga pemasyarakatan. Alhamdulillah tidak ada siswa kelas 12 yang terlibat tindak kriminal,” pungkas Fatkurrahman. (*)

(jo/mar/mar/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia