Jumat, 19 Apr 2019
radarjombang
icon featured
Hukum

Gagal Kabur karena Terjebak Macet, Pelaku Jambret Dihajar Warga Diwek

25 Maret 2019, 09: 56: 23 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

Imam Nasrulloh, 25, warga Dusun Kwasen, Desa Menganto, Kecamatan Mojowarno, diamankan di Mapolsek Diwek.

Imam Nasrulloh, 25, warga Dusun Kwasen, Desa Menganto, Kecamatan Mojowarno, diamankan di Mapolsek Diwek. (Istimewa)

JOMBANG - Imam Nasrulloh, 25, warga Dusun Kwasen, Desa Menganto, Kecamatan Mojowarno hampir  menjadi bulan-bulanan massa. Aksi nekatnya menjambret HP di jalan berhasil digagalkan warga. Beruntung dirinya diamankan petugas dari sasaran emosi warga.

”Terhadap pelaku IN sudah kita amankan, masih kita lakukan pemeriksaan intensif,” terang Kapolsek Diwek AKP Bambang Setyo Budi (24/3) kemarin.

Kejadian bermula sekitar pukul 10.30. Saat itu Iva Rahmawati, 19, mahasiswi asal Dusun Ngadiluweh, Desa Spanyol, Kecamatan Gudo tengah mengendarai motornya hendak membeli asesoris di salah satu toko di wilayah Dusun Pengkol, Desa Ceweng, Kecamatan Diwek.

Tak sadar bahaya mengintai, Iva menaruh HP merek Oppo miliknya di saku celana sebelah kiri. Saat tengah konsentrasi menyetir, tiba-tiba muncul pengendara motor Yamaha Vixion nopol S 4792 ZM warna merah memepet kendaraannya dari samping kiri.

Meski merasa curiga, namun dengan cepat pelaku berhasil menyahut HP dari saku celananya dan seketika kabur ke arah timur. Sontak laju kendaraan sempat oleng, beruntung korban berhasil mengendalikan motornya sehingga tidak sampai terjatuh. Korban seketika berteriak meminta tolong sambil berusaha mengejar pelaku.

Teriakan korban pun memancing empati warga sekitar yang segera melakukan pengejaran. Upaya warga berhasil, pasalnya kendaraan pelaku terjebak macet. Karena poisisinya sudah terkepung, pelaku pun berhasil diamankan. Tak lama, sejumlah petugas Polsek Diwek  segera mengamankan pelaku dari amuk massa.

Petugas menggelandangnya menuju Mapolsek Diwek berikut barang bukti kendaraan Yamaha Vixion yang digunakan sebagai sarana dan juga HP milik korban. Atas perbuatannya, pelaku terancam dijerat pasal 365 KUHP. (*)

(jo/naz/mar/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia