Jumat, 19 Apr 2019
radarjombang
icon featured
Peristiwa

Pembangunan Tower di Desa Bongsorejo Diwek Masih Terus Berlanjut

25 Maret 2019, 09: 15: 59 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

Tower yang masih dalam proses pembangunan di Dusun Bongsorejo, Desa Grogol, Kecamatan Diwek.

Tower yang masih dalam proses pembangunan di Dusun Bongsorejo, Desa Grogol, Kecamatan Diwek. (Ainul Hafidz/Jawa Pos Radar Jombang)

 JOMBANG - Pembangunan tower yang diduga tak berizin di Dusun Bongsorejo, Desa Grogol, Kecamatan Diwek, hingga kemarin masih dilakukan. Ada sekitar empat pekerja sibuk melanjutkan proses pekerjaan pada lantai tower. Mereka fokus menguruk lantai itu dengan material koral. Sementara pekerja lainnya tanpak melakukan pekerjaan pada pondasi tower.

Dikonfirmasi melalui sambungan selulernya Kepala DPMPTSP (Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu) Kabupaten Jombang Syamto kembali belum bisa memberikan kepastian. “Masih belum, saya belum konfirmasi ke staf saya. Insyaalah besok (Senin),” kata Syamto dikonfirmasi. Karena itu, dia belum bisa menjelaskan lebih lanjut perjalanan pendirian tower di dusun setempat. “Besok (hari ini) saja ya,” imbuh dia.

Dihubungi terpisah Kades Grogol Khabibah juga demikian. Belum mengetahui secara persis terkait izin berdirinya tower di wilayah setempat. “Mohon maaf sampai sekarang belum saya tanyakan lagi ke pembangunnya,” kata Khabibah dikonfirmasi.

Menurut dia, mulai dibangunnya tower hingga saat ini pihak pengusaha terkadang melakukan koordinasi. Meski tak intens menurut Khabibah terakhir kali beberapa waktu lalu. “Memang mereka sempat ke sini, cuma kapan saya lupa. Nanti akan saya tanyakan ke Pak Kasun, soalnya kemarin sudah saya sampaikan,” pungkas Khabibah.

Seperti diberitakan sebelumnya, tower selular baru yang diduga tak berizin kembali ditemukan. Tower ini berlokasi di Dusun Bongsorejo, Desa Grogol, Kecamatan Diwek.

Lokasi tower ini berada di sudut dusun, lokasinya di perbatasan antara Dusun Bongsorejo dan Dusun Dempok, Desa Grogol. Berada di sebelah utara jalan penghubung Cukir-Mojowarno, lokasinya di areal persawahan yang dekat dengan kebun, hingga jika tak diperhatikan  tower ini sekilas tertutup rindang pohon.

Bangunannya pun sama persis dengan tower ilegal  di Desa Sidowarek. Berbentuk limas segitiga, tower ini menjulang setinggi 32 meter dengan tiga tiang penyangga utama. Pada plat yang terpasang di tiang bawah, tertulis fabricator tower ini adalah Bukaka Teknik Utama dan kontraktornya Samkang Indonesia. Tulisan ini sama persis dengan tower Sidowarek. (*)

(jo/fid/mar/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia