Jumat, 19 Apr 2019
radarjombang
icon featured
Peristiwa

Harga Lebih Murah, Cabai Impor dari India Dikeluhkan Petani di Jombang

25 Maret 2019, 08: 40: 09 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

Pembeli hingga kini masih menyukai cabai impor. Selain harga lebih murah cabai ini juga tahan lama.

Pembeli hingga kini masih menyukai cabai impor. Selain harga lebih murah cabai ini juga tahan lama. (Anggi Fridianto/Jawa Pos Radar Jombang)

 JOMBANG – Keberadaan cabai impor atau yang lebih umum disebut cabai India di pasar tradisional masih menjadi primadona sejumlah pembeli. Bahkan, cabai ini paling diburu para pembeli skala besar. Selain lebih murah, cabai ini juga awet hingga berminggu-minggu.

Seperti terpantau di Pasar Pon Jombang kemarin (24/3). Pembeli yang notabene penjual bakso dan warung makan ini membeli cabai kering untuk campuran masakan mereka. ”Cabai ini lebih murah mas,” ujar Hari, salah satu pedagang. Harga per kilo cabai ini hanya Rp 42 ribu. Sedangkan untuk ukuran satu kilo cabai kering ini bisa sekantung plastik besar. 

”Dibandingkan cabai rawit memang dapatnya lebih banyak. Kalau cabai rawit perkilo Rp 18 ribu, namun perbandingan satu kilo cabai India sama dengan empat kilo cabai rawit,” beber dia. 

Warga asli Diwek, Jombang ini mengakui keberadaan cabai kering sudah beredar sejak setahun lalu. Hingga saat ini belum ada sikap pemerintah terkait keberadaan cabai impor. ”Saya kebetulan mengambilnya dari Pasar Pare, jadi tidak tahu impornya dari mana,” tandasnya. 

Sayangnya, keberadaan cabai impor ini sering dikeluhkan para petani cabai dalam negeri. Pasalnya, keberadaan cabai ini dinilai merusak kestabilan harga cabai di pasaran. ”Memang petani banyak yang mengeluh karena harganya lebih murah dan dapatnya lebih banyak,” pungkasnya. (*)

(jo/ang/mar/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia