Senin, 25 Mar 2019
radarjombang
icon featured
Peristiwa

Permintaan Trombosit di PMI Jombang Meningkat, Sehari Capai 40 Kantong

11 Januari 2019, 11: 55: 26 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

Aktivitas pelayanan di UDD PMI Jombang

Aktivitas pelayanan di UDD PMI Jombang (M.Nasikhuddin/Jawa Pos Radar Jombang)

JOMBANG – Tingginya kasus demam berdarah (DB) di Jombang, berpengaruh terhadap permintaan trombosit di Unit Donor Darah (UDD) Palang Merah Indonesia Kabupaten Jombang. Dalam seminggu terakhir, permintaan trombosit tembus hingga 200 kantong.

”Bulan Januari saja, permintaan trombosit mencapai 200 kantong, memang naik agak tinggi dibandingkan dengan permintaan di minggu-minggu sebelumnya, mungkin pengaruh kasus DB,” terang Anam, Kepala Bagian Administrasi PMI Jombang, (10/1) kemarin.

Biasanya lanjut Anam, dalam seminggu jumlah permintaan trombosit kurang dari 50 kantong, namun belakangan ini naik cukup tinggi. ”Kita juga kaget. Biasanya seminggu permintaan tidak sampai 50 kantong, ini memasuki Januari permintaan naik tinggi,” imbuhnya.

Rata-rata Januari ini, dalam sehari dirinya melayani permintaan sekitar 20 sampai 25 kantong trombosit. ”Kalau tidak salah, di hari ke enam Januari itu permintaan tinggi, sehari sampai 40 kantong trombosit,” imbuhnya.

Meski permintaan trombosit tinggi, hingga kini semua permintaan bisa terlayani. ”Permintaan terlayani semua, bahkan kita juga melayani permintaan sejumlah kabupaten tetangga, ada permintaan dari Mojokerto, Ngimbang, termasuk Kandangan, Malang,” bebernya.

Disinggung adakah keterkaitan permintaan trombosit dengan kasus DB, dirinya tak menampik.

”Iya, tapi tidak semua pasien DBD pasti butuh trombosit tidak semua, tapi kalau sampai trombosit turun jauh. Maka orang tersebut akan mengalami pendarahan di pori-porinya, kan bocor semua itu. Jadi harus ada tambahan trombosit untuk menghentikan pendarahan tersebut. Supaya darahnya tidak turun maka  trombositnya harus segera distabilkan. Sebab jika terlambat penanganannya bisa fatal,” bebernya. (*)

(jo/naz/mar/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia