Senin, 21 Jan 2019
radarjombang
icon featured
Politik & Pemerintahan

Penyaluran BPNT Masih Kacau, Dewan Minta Ada Evaluasi Rutin

09 Januari 2019, 17: 25: 50 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Jombang M. Syarif Hidayatullah

Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Jombang M. Syarif Hidayatullah (Azmy Endiyana/Jawa Pos Radar Jombang)

JOMBANG - Adanya keluhan terkait agen E-warung yang tidak bisa mengirimkan bantuan BPNT mendapat respons dari kalangan dewan. Bahkan, Komisi D DPRD langsung meninjau lokasi terkait keluhan agen tersebut.

“Memang kami kemarin mendapat keluhan ada agen E-warung tidak bisa menyalurkan bantuan padahal mendapat rekomendasi BNI,” ujar M. Syarif Hidayatullah, Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Jombang kemarin.

Ia juga menambahkan, dari hasil turun ke lapangan, agen E-warung tersebut sangat memenuhi syarat untuk bisa melayani KPM. “Saya lihat itu sangat layak, karena benar-benar toko klontong,” bebernya.

Bahkan, diakuinya tidak seperti pada waktu sidak pertama beberapa bulan yang lalu, yang aslinya bengkel bisa menjadi agen E-warung. “Untuk itu Dinsos juga harus melakukan evaluasi, agar E-warung ini benar-benar toko dan bukan bengkel yang disulap atau agen dadakan,” tegasnya.

Selain itu, pihaknya juga mempertanyakan masih banyak agen E-warung yang melayani lebih dari 300 KPM, padahal dalam aturan satu agen hanya bisa melayani 250 KPM saja.

“Ini yang harus diperhatikan, apabila satu agen tersebut melayani banyak KPM, kasihan juga KPM akan mengantre lama, pastinya juga tidak maksimal,” tuturnya.

Untuk itu, dirinya berharap untuk penyaluran BPNT terus dilakukan perbaikan. Jangan sampai ada lagi keluhan dari masyarakat terkait penyaluran BPNT seperti yang dulu-dulu. “Kami berharap pelayanan bisa diperbaiki dan terus dievaluasi,” pungkasnya. (*)

(jo/yan/mar/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia