Senin, 25 Mar 2019
radarjombang
icon featured
Jombang Banget

Wayang Topeng Jatiduwur; Warisan Sastra Panji

08 Januari 2019, 20: 06: 21 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

Wayang Topeng Jatiduwur; Warisan Sastra Panji

JOMBANG - Dalam perjalanannya, upaya duplikasi topeng-topeng ini sempat dilakukan beberapa seniman. Dengan berbentuk hampir mirip namun dengan perwatakan yang tak sama persis.

Topeng-topeng duplikat ini sempat menjadi saksi pertunjukan wayang topeng setelah hampir 40 tahun terkubur. Hingga akhirnya topeng duplikasi ini kini disimpan di rumah salah satus eniman teater Jombang Imam Ghozali.

Untuk cerita, Wayang Topeng Jatiduwur adalah salah satu warisan Sastra Panji. Artinya cerita-cerita yang digunakan adalah cerita yang selalu ber-setting Kerajaan Kadiri atau Jenggala dengan lakon utama Panji Inu Kertapati dan pasangan dwi tunggalnya Dewi Sekartaji.

Meski dalam pengembangannya, alur cerita bisa berlaku sangat dinamis. Dalam kesenian Wayang Topeng Jatiduwur, dua lakon atau cerita yang paling umum dipentaskan adalah Patah Kuda Narawangsa atau Sekartaji Kembar yang bercerita tentang pengembaraan Sekartaji dalam pencarian jati diri sebelum akhirnya kembali merengkuh kebahagiaan dengan Panji Inu Kertapati.

Yang kedua adalah Wiruncana Murca, yang mengisahkan perjuangan Panji Inu Kertapati untuk bisa memenangkan hati sang Dewi Sekartaji. Meskipun sepanjang perjalanannya, lakon Patah Kuda Narawangsa lebih banyak dipentaskan. (*)

(jo/riz/mar/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia