Senin, 25 Mar 2019
radarjombang
icon featured
Olahraga

Celebration Game Lawan Persik Kediri, PSID Jombang Petik Pelajaran

06 Januari 2019, 20: 03: 28 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

Pemain PSID Jombang menyapa suporter yang hadir di Stadion Brawijaya usai bertanding melawan Persik Kediri dalam ajang

Pemain PSID Jombang menyapa suporter yang hadir di Stadion Brawijaya usai bertanding melawan Persik Kediri dalam ajang (Mardiansyah Triraharjo/Jawa Pos Radar Jombang)

KEDIRI – PSID Jombang memetik pelajaran berharga dari pertandingan persahabatan bertajuk Celebration Game melawan Persik Kediri di Stadion Brawijaya, Sabtu (5/1) malam. Tim Laskar Kebo Kicak takluk dengan skor tipis 0-1. Gol tercipta pada babak pertama melalui kaki Rudy Foller, setelah menerima umpan matang dari Adi Eko Jayanto.

Laga ini sendiri digelar sebagai perayaan Persik Kediri yang berhasil menjadi juara Liga 3 2018. Pada pertandingan final leg pertama melawan PCSC Cilacap, Persik menang dengan skor 3-1. Sedangkan saat leg kedua, Persik tumbang dengan skor 0-1. Persik Kediri memastikan diri sebagai kampiun Liga 3 2018 dengan agregat 3-2 dari PSCS Cilacap.

Pada musim 2019, tim Laskar Macan Putih akan kembali berada di kasta Liga 2. Sebelum laga persahabatan melawan PSID Jombang, Persik Kediri menggelar konvoi keliling kabupaten/kota. Bersama manajemen klub, para pemain mengarak piala Liga 3, piala pemain terbaik Liga 3, dan sepatu emas top skor Liga 3, yang semuanya berhasil diraih Persik.

Aksi fair play dengan menyapa Persik Mania yang dilakukan Jomber, kelompok suporter PSID Jombang

Aksi fair play dengan menyapa Persik Mania yang dilakukan Jomber, kelompok suporter PSID Jombang (Mardiansyah Triraharjo/Jawa Pos Radar Jombang)

Pelatih PSID Jombang Heru Sunarno mengatakan, sebuah kehormatan besar bagi PSID diundang bertanding melawan juara Liga 3. “Banyak tim besar di Liga 3 dan Liga 2, tapi Persik justru memilih kami. Ini sebuah kehormatan yang luar biasa,” ungkapnya.

Heru menyebut, timnya memetik banyak pelajaran berharga dari pertandingan itu. “Persik adalah tim besar. Pengelolaan klub yang profesional ditambah dukungan dari pemerintah kota dalam menyediakan sarana untuk klub, membuat tim ini meraih juara Liga 3. Hal seperti ini yang belum ada di tubuh PSID, apalagi soal stadion kita jauh tertinggal dengan Persik,” tambahnya.

Sementara itu, pertandingan persahabatan PSID Jombang dengan Persik Kediri juga disaksikan asisten pelatih Persebaya Surabaya Bejo Sugiantoro. Bejo ditemani Dwi Priyo Utomo, rekannya sekaligus mantan asisten pelatih Timnas Indonesia U-16 Fakhri Husaini. “Saya hadir untuk memenuhi undangan manajemen Persik. Ini sebuah penghargaan besar,” ungkapnya bangga.

Untuk diketahui, pada Liga 2 musim 2017 lalu, Bejo adalah pelatih Persik Kediri. Sayangnya, nasib Bejo saat itu kurang beruntung, Persik terdegradasi ke Liga 3 setelah gagal pada babak play-off yang digelar di Sidoarjo. “Untuk Persik, selamat telah kembali ke Liga 2. Semoga selanjutnya promosi ke kasta tertinggi,” pungkas dia. (*)

(jo/mar/mar/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia