Senin, 25 Mar 2019
radarjombang
icon featured
Hukum

Kasus Suap Pabrik Aqua, Dua Perangkat Desa Grobogan Jadi Tersangka

29 Desember 2018, 10: 07: 34 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

Seorang warga melintas di depan lahan yang akan didirikan pabrik Aqua di Desa Grobogan

Seorang warga melintas di depan lahan yang akan didirikan pabrik Aqua di Desa Grobogan (Ainul Hafidz/Jawa Pos Radar Jombang)

JOMBANG – Upaya polisi mendalami keterlibatan sejumlah oknum lain dalam perkara dugaan suap pendirian pabrik Aqua di Desa Grobogan, Kecamatan Mojowarno terus berlanjut. Selain oknum kades yang divonis pengadilan, kini dua perangkat desa lainnya sudah resmi ditetapkan menjadi tersangka.

Keduanya, Z, 46, selaku Kasi Pemerintahan Desa Grobogan,  dan S, 55, Kasun Sukorejo. ”Sudah kita gelarkan ke tingkat penyidikan. Sementara sudah ada dua nama yang kita tetapkan menjadi tersangka,” beber Kasatreskrim Polres Jombang AKP Gatot Setyobudi, kepada Jawa Pos Radar Jombang.

Hingga saat ini, pihaknya masih perlu melakukan pemeriksaan tambahan untuk melengkapi berkas. ”Kemarin kita sudah memanggil saksi dari perwakilan PT Tirta (Tirta Investama, Red),” imbuhnya.

Terpisah, Kasipidsus Kejaksaan Negeri (Kejari) Jombang Adi Wibowo membenarkan perihal pengiriman SPDP (surat pemberitahuan dimulainya penyidikan). ”SPDP sudah dikirim sejak 13 Desember lalu,” singkat Adi (27/12) kemarin.

Sebelumnya, Polres Jombang terus mengembangkan kasus suap pendirian pabrik Aqua di Desa Grobokan, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang. Tak menutup kemungkinan bakal ada tersangka baru, karena baru pihak penerima suap yang dipidanakan, yakni Agus Hadi Cahyono, 49, Kepala Desa Grobogan.

’’Masih kita kembangkan untuk menelusuri dugaan sejumlah oknum lain yang terlibat, dalam arti ikut menikmati aliran dana suap,’’ beber Kasatreskrim Polres Jombang AKP Gatot Setyo Budi.  (*)

(jo/naz/mar/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia