Minggu, 24 Mar 2019
radarjombang
icon featured
Berita Daerah

Pemkab Jombang Bakal Terima Hibah 100 Kios di Area Makam Gus Dur

25 Desember 2018, 06: 30: 59 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

Kondisi kios yang dibangun Kementerian PUPR di area makam Gus Dur

Kondisi kios yang dibangun Kementerian PUPR di area makam Gus Dur (Ainul Hafidz/Jawa Pos Radar Jombang)

JOMBANG – Infrastruktur di kawasan makam Gus Dur nantinya bakal semakin lengkap. Menyusul sudah kelarnya proyek kios senilai Rp 8,7 miliar dari APBN yang berada di sebelah utara museum.   

Edi Sugianto salah satu anggota Tim Monitoring dari Satker PBL (Penataan Bangunan dan Lingkungan) Jawa Timur mengungkapkan, untuk pekerjaan fisik sudah tuntas. Sekarang ini tinggal perawatan.

’’Sekarang itu tinggal di tanaman saja, masuk perawatan kami. Kalau ada yang mati kita nanti yang ganti,’’ kata Edi dikonfirmasi melalui sambungan selulernya kemarin.

Ia mengatakan saat ini tinggal menunggu serah terima dengan Pemkab Jombang. Artinya 100 kios yang sudah dibangun itu akan dihibahkan ke pemkab. ’’Jadi untuk tahapan tahun ini sudah selesai, tinggal penyerahan saja dengan pemerintah daerah,’’ imbuh dia.

Kendati begitu, dia juga belum bisa memastikan kapan penyerahan itu akan dilakukan. Alasannya selain bukan kewenangannya, juga menunggu jadwal dari kabupaten. ’’Untuk serah terima ada petugas sendiri. Kebetulan saya hanya di pelaksanaan saja. Biasanya itu melihat jadwal agenda dari Jombang, kapan bisanya,’’ sambung Edy.

Lebih lanjut dia menjelaskan, sebelum 100 kios itu dibangun sudah ada perjanjian dengan pemerintah daerah. Yakni setelah pekerjaan selesai pemkab siap menerima hibah bangunan itu.

’’Jadi begini, pemerintah daerah sudah bersedia, sebelum membangun itu dulu sudah ada surat pernyataan dari kabupaten bahwa setelah pekerjaan selesai siap menerima hibah. Metodenya itu sertifikat lahan dan kedua siap menerima hibah,’’ urai dia.

Meski sudah dibangun 100 kios luasnya tak semua sama. Sebab 90 di antaranya dengan luasan 3x3  meter. ’’Sisanya, 10 kios itu 6x6 meter. Selain kios tahun ini kita juga membangun plasa (semacam taman) lalu toilet dan gapura,’’ rinci Edy.

Dia juga tak mengetahui nantinya 100 kios itu diperuntukkan pedagang mana saja. Menurut Edy, semua kewenangan tentang pemanfaatan bangunan itu ada di pemkab.

’’Tinggal pemda yang menentukan, mungkin sekarang sudah ada plan buat apa. Karena dulu mengusulkan membangun kios, kita dari PBL hanya memfasilitasi, tidak sampai menentukan untuk apa,’’ kata dia.

Seperti diketahui, tahun ini Kementerian PUPR melalui Direktorat Jendral Cipta Karya dengan Satker Penataan Bangunan dan Lingkungan Jawa Timur mempunyai proyek di Jombang.

Nama kegiatan penataan bangunan kawasan makam Gus Dur senilai Rp 8,7 miliar dari APBN murni. Waktu pelaksanaan proyek itu selama 180 hari kalender mulai dari 23 Mei-18 November. Penyedia jasa proyek dari PT Cipta Aneka Solusi Malang dan konsultan supervisi PT Tata Cipta Utama Malang. (*)

(jo/fid/mar/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia