Jumat, 19 Apr 2019
radarjombang
icon featured
Peristiwa

Bendera Malaysia di Taman ASEAN Dicuri Orang Tak Dikenal

13 Desember 2018, 11: 27: 38 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

Kondisi tiang yang kosong tanpa bendera Malaysia, menyusul aksi pencurian yang dilakukan orang tak dikenal.

Kondisi tiang yang kosong tanpa bendera Malaysia, menyusul aksi pencurian yang dilakukan orang tak dikenal. (M.Hadi Aslam/Jawa Pos Radar Jombang)

JOMBANG – Sebuah video ramai jadi perbincangan warganet. Pasalnya di video tersebut memperlihatkan seorang yang nekat membawa lari bendera Malaysia, yang dipasang di Taman ASEAN Ringincontong.

Video ini pertama kali diunggah akun bernama Candra di beranda salah satu grup facebook. Dalam video berdurasi 24 detik tersebut, seorang pria nampak tengah berkendara santai menggunakan sepeda anginnya di Jalan KH Wahid Hayim.

Tak hanya berjalan biasa, pengendara sepeda yang terlihat hanya mengenakan celana pendek dan memakai helm hitam ini nampak mengayuh sepedanya cepat. Tubuhnya yang tak berbaju dibalutnya dengan bendera Malaysia.

Sementara di belakangnya, dua orang pengendata motor yang berboncengan sekaligus perekam video nampak meneriakinya dengan lantang. “Iki lho lur, enek sing njupuk gendero nang Ringin Contong. Hee opo sing mbok gowo iku, gendero e endi balekno,” ucap sang perekam.

Pria yang membawa bendera itu nampak tak menghiraukan teriakan orang yang mengejarnya dan terus mengayuh sepedanya ke arah selatan. Video ini diunggah Selasa (11/12) pukul 23.00 WIB. Pantauan Jawa Pos Radar Jombang di Taman Ringincontong hingga siang kemarin, jumlah bendera yang terpasang memang tidak lengkap.

Satu bendera di bagian tengah yakni bendera Malaysia hingga kemarin memang nampak hilang. Tali pengikat dan pengerek bendera juga terlihat terlepas. Dikonfirmasi terpisah, Kabid Kebersihan dan pertamanan Dinas Lingkungan Hidup Jombang Miftahul Ulum mengaku belum mengetahui perihal adanya bendera negara ASEAN yang kembali hilang.

“Kita belum dapat laporan ini, kalau memang benar hilang diambil apalagi itu kayaknya juga orang gila, ya akan kami ganti lagi nantinya,” ucapnya setelah meliat video yang sedang viral itu. Pihaknya menyebut, satu bendera cadangan masih disimpan di kantor untuk bisa dipasang kembali jika ada yang raib.

“Masih ada cadangan, kita masih simpan itu, ya memang inilah risikonya kalau tamannya publik dan bisa diakses semua orang jadi gampang hilang,” pungkasnya. Terpisah, Ali Arifin Kabid Tibum Tranmas Satpol PP Jombang saat dikonfirmasi juga mengaku belum mendapatkan kabar  hilangnya bendera Malaysia.

Namun setelah melihat video yang beredar, dirinya menyebut bakal segera berkoordinasi dengan aparat hukum terkait insiden yang disebutnya sudah masuk ranah pencurian ini. “Karena di video memang terlihat diambil dan ada pengambilnya, kita akan koordinasi dengan kepolisian nanti. Ini kan sudah masuk ranah pencurian,” pungkasnya. (*)

(jo/riz/mar/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia