Selasa, 11 Dec 2018
radarjombang
icon featured
Politik & Pemerintahan

Kewenangan Disnaker Soal Tenaga Kerja Asing Dibatasi Sampai Pelaporan

05 Desember 2018, 18: 19: 49 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

Kepala Disnaker Jombang Heru Widjajanto saat menghadiri konferensi pers di Kantor Imigrasi Kediri

Kepala Disnaker Jombang Heru Widjajanto saat menghadiri konferensi pers di Kantor Imigrasi Kediri (Istimewa)

JOMBANG – Adanya empat tenaga kerja asing (TKA) di Jombang diamankan Kantor Imigrasi Kelas III Kediri, membuat Disnaker Jombang tak bisa berbuat banyak. Ini terjadi setelah disnaker tak bisa turun terlalu terkait kewenangan keberadaan orang asing.

Kepala Disnaker Jombang Heru Widjajanto mengungkapkan, untuk kewenangan pengawasan saat ini sudah menjadi ranah Disnaker Jawa Timur. “Jadi begini untuk orang asing kewenangan kami memang sudah dipangkas. Fungsi pengawasan itu sekarang di provinsi dan koordinasi dengan Tim Pora (Pengwasan Orang Asing),” kata Heru.

Dikatakan, ini yang membuat pihaknya tak bisa berbuat lebih banyak. Sampai sekarang hanya sebatas melakukan pelaporan. “Makanya sekarang kita melakukan pengawasan itu tidak boleh, hanya melakukan terkait pelaporan dari perusahaan. Itu saja,” imbuh dia.

Begitu pula langkah penindakan masih menurut Heru, tak bisa dilakukan. “Pada intinya kita melapor saja, kita sendiri tidak bisa menindak di lapangan,” papar Heru.

Untuk itu, adanya empat tenaga kerja asing (TKA) yang diamankan Kantor Imigrasi Kelas III Kediri di bekas PT Volma Mojoagung dilakukan langsung pihak imigrasi. Sampai sekarang lanjut Heru, pihaknya juga menunggu laporan resmi dari imigrasi. Meski sudah diamankan, mereka berada di perusahaan mana dia juga belum mengetahui.

“Untuk keterangan detail memang belum ada, apakah mereka dari China atau dari RRC daratan atau bagaimana. Saya sendiri mau tanya ke Imigrasi, sampai hari ini belum disampaikan mereka dari perusahaan mana,” ungkap Heru.

Karena hanya sebatas melapor, lanjut dia untuk sekarang pihaknya menyerahkan penuh kepada pihak Imigrasi. “Yang pasti sesuai dengan kewenangan masing-masing,” beber dia.

Kendati begitu, kata Heru sampai sekarang pihaknya masih mengantongi jumlah TKA yang ada di Jombang. Hingga kemarin total ada 68 orang. Mereka menyebar di beberapa perusahaan yang ada di Jombang.

“Rinciannya 17 orang itu murni di Jombang, sementara lainnya itu double ada di luar kota,” pungkas Heru menyebutkan. (*)

(jo/fid/mar/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia