Selasa, 11 Dec 2018
radarjombang
icon featured
Politik & Pemerintahan

Masih Minim, Serapan APBD Jombang Kurang dari 70 Persen

05 Desember 2018, 17: 59: 00 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

Ketua DPRD Jombang Joko Triono

Ketua DPRD Jombang Joko Triono (Anggi Fridianto/Jawa Pos Radar Jombang)

JOMBANG – Memasuki akhir tahun, serapan APBD Kabupaten Jombang masih rendah. Sampai awal Desember ini serapan APBD baru teralisasi hanya 68,9 persen saja. Padahal beberapa minggu lagi sudah tutup tahun anggaran 2018. 

Sekdakab Jombang Akhmad Jazuli mengatakan belum maksimalnya serapan APBD pada tahun ini karena ada beberapa alasan. ”Penawaran proyek tidak semua langsung jadi, termasuk kegiatan-kegiatan efisiensi,” jelasnya.

Kendati demikan, dirinya berharap serapan anggaran 2018 ini bisa mencapai 95 persen nantinya. Apabila dilakukan percepatan tidak mungkin 100 persen. ”Perkiraan saya nanti bisa 80 persen atau lebih,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Jombang Joko Triono mengakui serapan APBD di Jombang masih  sangat minim sekali. Terlebih lagi, kurang dari 70 persen.

”Sebenarnya kami juga memaklumi serapan APBD tahun ini masih sangat minin,” ungkapnya. Banyaknya anggaran yang tidak diserap menurutnya terjadi karena kondisi psikologis SKPD cukup terganggu dengan kasus-kasus sebelumnya.

”Telebih lagi ada dinas yang dipanggil, sehingga mereka merasa stress dan takut. Untungnya plt bupati bisa menciptakan susana yang harmonis. Apabila tidak, bisa dibayangkan ketika pimpinan OPD takut. Bisa hancur kita,” pungkasnya.

Meski begitu dirinya berharap sebelum tutup akhir tahun serapan bisa lebih maksimal lagi dan proyek-proyek bisa selesai tepat waktu. ”Kami pastinya akan selalu mengawal dan memberi support kepada pemkab,” pungkasnya. (*)

(jo/yan/mar/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia