Selasa, 11 Dec 2018
radarjombang
icon featured
Politik & Pemerintahan

Jembatan Baru Ploso Belum Jelas, Pembahasan Perda RTRW Macet

04 Desember 2018, 11: 22: 18 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

Ketua DPRD Jombang Joko Triono

Ketua DPRD Jombang Joko Triono (Yayan/Jawa Pos Radar Jombang)

JOMBANG - Hingga saat ini DPRD Jombang belum bisa membahas Perda Rencana Tata Ruang dan Wilayah (RTRW) Kabupaten Jombang. Hal ini dikarenakan kelanjutan pembangunan jembatan Ploso baru masih belum ada kejelasan, setelah pembebasan tanah di wilayah sisi utara belum tuntas.

“Untuk Perda RTRW kami masih belum bisa membahas,” ujar Joko Triono, Ketua DPRD Jombang kemarin. Dia tak mengelak, bila Perda RTRW harus diperbaharui setiap lima tahun sekali.

Termasuk Perda RTRW Kabupaten Jombang yang juga butuh diperbaharui. Untuk sekarang ini masih terkendala pembangunan jembatan Ploso baru. “Jadi jembatan Ploso baru ini juga sangat berpengaruh terhadap Perda RTRW Kabupaten Jombang,” ungkapnya.

Dijelaskan, wilayah utara Brantas merupakan zona industri sehingga perlu dukungan pembangunan infrastruktur. Apabila jembatan Ploso baru tidak segera dibangun, maka zona industri harus ditawarkan ke daerah lain.

Sebab, seandainya tetap di utara Brantas tapi jembatan Ploso baru tidak segera dibangun, maka sangat mungkin pihak investor lari mencari lokasi lain. “Kita takutkan apabila direvisi sekarang, jembatan Ploso dibangun susah nanti. Untuk melakukan perubahan kembali lima tahun lagi dan waktu itu tidak lama,” tambah dia.

Diakui politisi senior PDIP ini, apabila memang jembatan Ploso ini dibangun tahun depan, maka tidak banyak perubahan Perda RTRW. Sehingga pembangun jembatan Ploso harus segera ada kepastian untuk pembangunannya ke depan. “Karena jembatan ini juga dinantikan masyarakat banyak,” tegasnya.

Pihak DPRD Jombang melalui Komisi C sudah seringkali melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat maupun provinsi untuk mendapat kejelasan pembangunan jembatan Ploso tersebut. “DPRD Kabupaten Jombang pasti akan memantau pembangunan jembatan Ploso baru,” pungkasnya. (*)

(jo/yan/mar/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia