Selasa, 11 Dec 2018
radarjombang
icon featured
Sportainment

Gagal Total di 32 Besar, PSID Jombang Kubur Impian ke Liga 2

03 Desember 2018, 09: 49: 05 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

Pertandingan PSID Jombang melawan Solok FC di Stadion Wijaya Kusuma Cilacap Sabtu (1/12) lalu

Pertandingan PSID Jombang melawan Solok FC di Stadion Wijaya Kusuma Cilacap Sabtu (1/12) lalu (PSID Jombang for Jawa Pos Radar Jombang)

JOMBANG – Angan-angan PSID Jombang promosi ke Liga 2 masih menjadi mimpi yang terlalu tinggi. Bahkan untuk lolos babak 16 besar Liga 3 Nasional pun, tim Laskar Kebo Kicak gagal mencapainya.

Dalam Laga terakhir penyisihan grup di Stadion Wijaya Kusuma Cilacap Sabtu (1/12) lalu, PSID Jombang hanya mampu meraih hasil imbang 1-1 melawan Solok FC. Satu poin yang didapat dari pertandingan ini, juga merupakan satu-satunya poin yang diraih PSID selama penyisihan grup.

Sebelumnya, pada laga pertama penyisihan grup Minggu (25/11) lalu PSID ditaklukkan PSCS Cilacap dengan skor 0-1. Kekalahan berlanjut dalam laga kedua Rabu (28/11) lalu, PSID menyerah 2-3 dari PSBL Langsa. Sehingga dalam klasemen akhir penyisihan grup B babak 32 besar ini, PSID harus puas sebagai juru kunci klasemen!

Klasemen akhir grup B

Klasemen akhir grup B (Jawa Pos Radar Jombang)

Menanggapi hasil ini, pelatih PSID Jombang Heru Sunarno menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat Jombang. “Otomatis tidak lolos (16 besar), pertandingan akhir hanya dapat hasil seimbang. Mohon maaf kepada semua warga Jombang dan suporter, kami belum bisa melangkah lebih jauh dari 32 besar ini,” ungkapnya.

PSID sebenarnya masih memiliki asa untuk lolos 16 besar sebagai runner up grup B, andai bisa mengalahkan Solok FC dengan minimal 3 gol. Pasalnya di pertandingan akhir lainnya, PSBL Langsa takluk 2-3 atas tuan rumah PSCS Cilacap.

“Konsentrasi pemain labil, mudah sekali hilang ketika ada gangguan dari pemain lawan maupun wasit,” jelas Heru. Pihaknya mengakui sempat optimis lolos 16 besar dan masuk enam tim terbaik yang promosi ke Liga 2 tahun depan.

Namun meski gagal di 32 besar, Heru mengaku belum tahu apa rencana tim selanjutnya. Bahkan evaluasi tim secara keseluruhan juga belum dilakukan. “Baru tiba di Jombang, belum ada rencana untuk ke depan. Sementara dulu selama tiga hari, baru akan mengadakan evaluasi menyeluruh,” pungkas Heru. (*)

(jo/wen/mar/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia