Rabu, 12 Dec 2018
radarjombang
icon featured
Kota Santri

Bau Sampah yang Tersangkut Jembatan Dikeluhkan Warga Rejoagung

16 November 2018, 10: 56: 53 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

Tumpukan sampah yang tidak bisa terbawa arus air akibat tersangkut jembatan

Tumpukan sampah yang tidak bisa terbawa arus air akibat tersangkut jembatan (RICKY VAN ZUMA/JAWA POS RADAR JOMBANG)

PLOSO – Masyarakat Dusun Ngelom, Desa Rejoagung mengeluhkan bau menyengat yang berasal dari sampah tersangkut di jembatan. Seperti yang terlihat kemarin (15/11), tumpukan sampah mengapung tersangkut di sungai salah satu klinik. Sampah itu menyebabkan bau tidak sedap.

”Bau seperti ini memang kami rasakan setiap hari, aktifitas kami juga tidak nyaman,” ujar Ahmad, salah satu warga. Dia menuturkan. tidak hanya satu dua rumah, bau tidak sedap tersebut juga dirasakan banyak rumah di sekitar jembatan.

”Kalau anginnya kencang ke utara kami tidak begitu terasa, tapi saat angin mengarah ke selatan, baunya sampai ke barat,” lanjutnya. Banyaknya sampah tersangkut tersebut lantaran jembatan lebih rendah daripada aliran sungai.

”Hampir sebagian jembatan dibangun di atas jembatan lama. Nah jembatan lama tidak dibongkar, akibatnya banyak sampah nyangkut,” keluhnya.  Ia pun beberapa kali menyampaikan hal tersebut kepada pihak klinik namun belum ada tindakan nyata sampai sekarang.

”Biasanya menunggu banyak sampah, baru sama petugas sampah didorong pakai galah supaya terbawa arus sungai,” tandasnya. Tidak hanya sampah di jembatan, pada bagian atas jembatan yang penuh sampah  itu juga ada pipa pembuangan asap. (*)

(jo/ric/mar/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia