Rabu, 12 Dec 2018
radarjombang
icon featured
Kota Santri

SMK Al Zoemar Masih Aktif, Cabdisdik Pasrah Polres Jombang

15 November 2018, 15: 18: 06 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

Gedung SMK Al Zoemar yang berada satu kompleks dengan SMP PGRI Gudo

Gedung SMK Al Zoemar yang berada satu kompleks dengan SMP PGRI Gudo (YAYAN/JAWA POS RADAR JOMBANG)

JOMBANG – Meski belum mengantongi izin, SMK Kelautan dan Perikanan Al Zoemar masih menggelar kegiatan belajar mengajar.

Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur di Kabupaten Jombang (Cabdisdik) pun menyerahkan sepenuhnya proses penindakan ke pihak kepolisan.

“Kami sudah tidak mengurusi SMK Al Zoemar lagi,” ujar Fatkhurrohman, Kepala Cabdisdik, kemarin. Langkah itu dilakukan karena pihaknya sudah memberi peringatan beberapa kali untuk segera mengurusi persyaratan yang dibutuhkan untuk mengurusi izin.

Akan tetapi, pihak SMK Al Zoemar tidak menghiraukan. “Sampai saat ini SMK tersebut belum mendapat izin,” tegasnya. Dia menilai bila di sekolah tersebut berkeinginan memenuhi persyaratan, maka izin pendirian sekolah kejuruan tersebut bisa dikeluarkan.

Akan tetapi hingga saat ini belum ada tindakan konkrit dari pihak SMK Al Zoemar dalam upaya melengkapi persyaratan. ”Kami sudah pasrahkan masalah ini karena pihak kepolisian yang lebih berwenang,” tegasnya.

Pantauan kemarin (14/11) siang, masih terlihat siswa berseragam di area sekolah yang satu kompleks dengan SMP PGRI Gudo.

Eko, salah satu warga sekitar mengatakan, setiap hari memang ada kegiatan belajar mengajar di sekolah tersebut. Sekolah tersebut baru tahun ini menyewa gedung di SMP PGRI Gudo.

“Sekolah itu baru, katanya pindahan dari Mojosongo,” ujarnya kemarin. Meski baru, lanjut dia, siswa di sekolah tersebut cukup banyak.

Akan tetapi muncul pertanyaan seputar kedisiplinan, lantaran sekolah belum begitu memahami juknis dan persyaratannya. “Anehnya siswa kadang pulang sendiri, meski masih jam sekolah,” tegasnya.

Saat dikonfirmasi, Ketua Yayasan SMK Al Zoemar Imam Santoso mengatakan, proses izin lembaga pendidikannya sudah berjalan. Pihaknya sudah mengajukan proses izin. “Saat ini masih dalam proses pengajuan izin. Mohon doa restunya saja,” ujarnya kemarin.

Pihaknya juga menjamin ujian nasional nanti tidak seperti tahun lalu yang dilaksanakan di SMA Diponegoro Petarukan Jawa Tengah. “Untuk ujian nasional nanti ikut SMK Kelautan dan Perikanan Puger Jember. Tidak seperti pada unas lalu,” pungkasnya. (*)

(jo/yan/mar/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia