Rabu, 14 Nov 2018
radarjombang
icon featured
Politik & Pemerintahan

Perbaiki Jalan Rusak, 2019 Pemkab Jombang Alokasikan Rp 28 Miliar

Kamis, 08 Nov 2018 09:59 | editor : Mardiansyah Triraharjo

Salah satu titik jalan dalam kondisi rusak di Desa Cangkringrandu, Kecamatan Perak

Salah satu titik jalan dalam kondisi rusak di Desa Cangkringrandu, Kecamatan Perak (ACHMAD RW/JAWA POS RADAR JOMBANG)

JOMBANG – Kondisi jalan rusak di Kabupaten Jombang tahun depan bakal lebih mendapat perhatian. Ini setelah Pemkab berencana mengalokasikan Rp 28 miliar untuk perbaikan jalan rusak di Kabupaten Jombang pada APBD 2019.

Kepala Dinas PU PR Hari Oetomo menjelaskan, total ruas jalan kabupaten sepanjang 665,654 kilometer. Baru sekitar 78 persen kondisinya baik, sedangkan sisanya masih menjadi pekerjaan rumah. "Apa yang menjadi prioritas saat ini belum selesai, akan segera dituntaskan," ujarnya kemarin.

Pihaknya menyebut, sebelumnya berlangsung rapat pembahasan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) yang dihadiri Wabup Sumrambah, Sekdakab Akhmad Jazuli, dan beberapa kepala OPD di kantor Dinas PUPR. Hasilnya Pemkab akan mengalokasikan Rp 95 miliar untuk dinas PUPR.

Total anggaran itu terbagi menjadi lima bidang, diantaranya perbaikan atau peningkatan jalan kabupaten, jalan poros desa, pengerjaan SDA, tata ruang dan tata bangunan. "Khusus untuk peningkatan jalan dan perbaikan jalan akan dialokasikan 28 miliar," jelasnya.

Meski demikian anggaran tersebut dinilai masih belum cukup, jika melihat banyaknya jalan yang belum mendapat sentuhan perbaikan. Seperti ruas jalan kabupaten Penggaron-Bareng dan ruas Talunkidul-Curahmalang. ”Kami nanti juga fokus penyelesaian ini dulu," paparnya.

Sementara itu Wakil Bupati Sumrambah mengatakan pada 2019 pemkab belum bisa menyelesaikan semua permasalahan tentang infrastruktur jalan sekaligus.

”Insyaallah sekitar 95 miliar. Meski belum bisa menyelesaikan semua permasalahan jalan di Jombang, tapi dengan adanya terobosan baru dari PUPR untuk unit reaksi cepat khusus jalan berlobang paling tidak bisa menjadi obat ataupun stimulus untuk mengatasi persoalan jalan di Jombang," katanya. (*)

(jo/ang/mar/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia