Rabu, 14 Nov 2018
radarjombang
icon featured
Politik & Pemerintahan

Peserta Lolos Minim, Formasi CPNS Pemkab Jombang Terancam Kosong

Rabu, 07 Nov 2018 14:47 | editor : Mardiansyah Triraharjo

Kepala BKDPP Jombang Muntholip

Kepala BKDPP Jombang Muntholip (AINUL HAFIDZ/JAWA POS RADAR JOMBANG)

JOMBANG –  Hasil tes CPNS Jombang 2018 yang berakhir dengan nilai jeblok, tak hanya membuat banyak pelamar kecewa. Minimnya peserta yang lolos juga membuat ratusan formasi ASN Jombang berpotensi kosong tanpa pengisi.

Kepala BKDPP Jombang Muntholip menyebut hingga saat ini belum ada solusi dari panselnas terkait banyaknya peserta tes yang gugur kemarin. "Kemarin memang sudah ada rapat di Kanreg BKN Surabaya, ternyata memang ya kita belum bisa apa-apa. Prosesnya terus jalan," terangnya.

Hal ini menyusul banyaknya peserta yang harus terjegal di tahapan SKD 1-3 Nopember lalu. Hingga kini, pihaknya juga masih terus menyiapkan tahapan selanjutnya yakni SKB (Seleksi Kompetensi Bidang).

"Artinya ya kita sesuai aturan, memang harus jalan dengan adanya yang lolos itu 187 orang," lanjutnya. Padahal, dari 187 peserta yang lolos SKD, lanjutnya, ternyata tak mewakili 187 formasi yang ditawarkan.

"Jadi setelah dihitung kemarin 187 orang itu cuma masuk ke 84 posisi yang ditawarkan dari semua 428 posisi, artinya ada sekitar 344 posisi yang terancam kosong nanti," lanjutnya.

Kondisi ini tentu saja disebutnya bakal cukup mengkhawatirkan, lantaran kebutuhan pegawai yang didapat dari rekrutmen CPNS bakal tak terpenuhi.  “Belum lagi kemungkinan masih bisa berkurang lagi saat nanti di tes SKB ada yang tidak lolos lagi,”  imbuh Tolip, sapaan akrabnya.

Saat ditanya perihal kemungkinan ada usulan terkait pemberisn solusi dari Panselnas, pihaknya juga menjawab hal itu masih sebatas usulan yang tengah dibahas.

Mengingat kejadian serupa juga terjadi hampir di seluruh daerah di Jawa Timur. “Masih usulan, kami belum bisa sampaikan seperti apa, yang jelas kita masih menungu dari pusat. Kalau memang ada solusi, nanti akan ada proses lanjutan, kalau tidak tentu ya pasrah,” pungkasnya. 

Sebelumnya, dari total 4.191 peserta yang sebelumnya lolos seleksi administrasi dan mengikuti SKD itu hanya 187 orang memenuhi passing grade yang ditetapkan BKN.

Adapun perhitungan lulus tidaknya peserta dalam tes SKD mengacu pada passing grade atau nilai ambang batas.  Untuk jalur umum 143 untuk Tes Karateristik Pribadi (TKP), 80 untuk Intelegensia Umum (TIU), dan 75 untuk Tes Wawasan Kebangsaan (TWK).

Sehingga ribuan peserta lainnya dipastikan gagal dan tidak dapat melanjutkan ke tahap seleksi CPNS berikutnya. (*)

(jo/riz/mar/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia