Rabu, 14 Nov 2018
radarjombang
icon featured
Peristiwa

321 Warga Jombang Terserang Penyakit DBD

Selasa, 06 Nov 2018 09:10 | editor : Binti Rohmatin

dr.Pudji Umbaran, Plt Kadinkes Jombang

dr.Pudji Umbaran, Plt Kadinkes Jombang (AINUL HAFIDZ/JAWA POS RADAR JOMBANG)

JOMBANG – Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di Jombang ternyata masih cukup tinggi. Meski dinilai relatif menurun dibanding sebelumnya, namun temuan penderita hingga 25 Oktober 2018 di Jombang mencapai 321 kasus. 

"Kasusnya relatif menurun dibanding tahun lalu. Meski sudah ada 321 kasus, tapi Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Jangan sampai ada yang meninggal dunia," ujar dr.Pudji Umbaran, Plt Kadinkes Jombang kemarin (5/11). 

Sebenarnya, berbagai upaya dilakukan Dinkes Jombang untuk mengatasi penyebaran penyakit yang disebabkan gigitan nyamuk Aedes Aegypti tersebut. Salah satunya memaksimalkan pemberantasan sarang nyamuk (PSN).

Apalagi di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu saat ini. "Sebelum datangnya hujan harus diantisipasi dengan melaksanakan PSN serentak. PSN sudah dimulai bulan ini," lanjutnya.

Selain penyuluhan ke masyarakat langsung, edaran terkait PSN juga disampaikan baik ke madrasah lingkup Kemenag, maupun sekolah di lingkup Disdik.

Sehhingga OPD diharapkan turut membantu mencegah penyebaran DBD. "Lebih baik mencegah daripada mengobati, meski kasus DBD saat ini menurun tetap harus waspada," pungkas Pudji. (*)

(jo/ric/bin/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia