Rabu, 14 Nov 2018
radarjombang
icon featured
Peristiwa

Pengeboran Sumber Air di Banyuasin Mulai Dikerjakan

Senin, 05 Nov 2018 14:15 | editor : Binti Rohmatin

Proses pengeboran sumber air di Dusun Banyuasin, Desa Kromong, Kecamatan Ngusikan

Proses pengeboran sumber air di Dusun Banyuasin, Desa Kromong, Kecamatan Ngusikan (MARDIANSYAH TRIRAHARJO/JAWA POS RADAR JOMBANG)

NGUSIKAN – Keinginan warga Dusun Banyuasin, Desa Kromong, Kecamatan Ngusikan, Kabupaten Jombang keluar dari masalah krisis air bakal segera terwujud.

Pemkab akhirnya melakukan pengeboran sumber air setelah usulan kegiatan melalui P-APBD 2018 disetujui. Anggaran yang tersedot untuk proyek sumur bor ini mencapai Rp 150 juta. Besarnya anggaran untuk proyek pengeboran ini dipicu spesifikasi sumur yang dibangun di atas rata-rata sumur rumah tangga.

Kabid Penyehatan Lingkungan Permukiman Dinas Perumahan dan Permukiman Kabupaten Jombang Joko Murcoyo mengatakan, hingga saat ini pengeboran masih berlangsung.

Pihaknya memperkirakan pengeboran dan perbaikan pipa saluran air rampung pada akhir November ini. "Kedalaman sumur mencapai 100 meter, karena tanah di Dusun Banyuasin adalah pegunungan kapur. Sehingga kalau mengebor hanya dengan kedalaman 30 atau 50 meter, khawatir tidak mendapat air," katanya.

Selain karena kondisi alam, dalamnya sumur yang dibor juga merupakan hasil survei geolistrik yang sudah dilakukan sebelumnya. "Lokasi yang akan dilakukan pengeboran, itu hasil dari survei geolistrik. Juga atas permintaan warga yang melakukan survey secara tradisional," lanjutnya.

Debit air sesuai pendugaan geolistrik, kata Joko cukup melimpah. "Jadi hanya dengan kedalaman 100 meter bisa dapat air dengan debit bagus, kurang lebih delapan liter per detik. Kalau di bawah 100 meter sangat sedikit airnya," tambahnya. (*)

(jo/mar/bin/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia