Rabu, 14 Nov 2018
radarjombang
icon featured
Peristiwa

Nilai Jeblok, 4.004 Peserta Tes CPNS Gagal Lewati SKD

Senin, 05 Nov 2018 12:00 | editor : Binti Rohmatin

Ribuan peserta tes CPNS formasi Pemkab Jombang saat menerima sosialisasi sebelum tes dimulai

Ribuan peserta tes CPNS formasi Pemkab Jombang saat menerima sosialisasi sebelum tes dimulai (MARDIANSYAH TRIRAHARJO/JAWA POS RADAR JOMBANG)

JOMBANG – Seleksi kompetensi dasar (SKD) calon pegawai negeri sipil (CPNS) Pemkab Jombang sudah berakhir Sabtu (4/11) kemarin.

Dari total 4.191 peserta yang sebelumnya lolos seleksi administrasi dan mengikuti SKD, hanya 187 orang yang berhasil melewati passing grade yang ditetapkan BKN. 

"Jadi hanya 4,56 persen atau 187 peserta CPNS Kabupaten Jombang yang mencapai passing grade," ujar Muntholip, Kepala BKD Jombang kemarin (11/4). 

Adapun perhitungan lulus tidaknya peserta dalam tes SKD mengacu pada passing grade atau nilai ambang batas.

Untuk jalur umum 143 untuk Tes Karateristik Pribadi (TKP), 80 untuk Intelegensia Umum (TIU), dan 75 untuk Tes Wawasan Kebangsaan (TWK).

Sehingga ribuan peserta lainnya dipastikan tidak dapat melanjutkan ke tahap seleksi CPNS berikutnya.

"Jumlah peserta yang tidak lolos sebanyak 4.094 orang lantaran gagal mencapai passing grade yang ditetapkan. Sedangkan 97 peserta lainnya yang tidak hadir otomatis dinyatakan gugur," beber Muntholip.

Seleksi kompetensi dasar calon pegawai negeri sipil (CPNS) Kabupaten Jombang sendiri telah tuntas dilaksanakan di Basement Convention Hall SLG (Simpang Lima Gumul) Desa Tugurejo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri.

Sebanyak 4.191 peserta CPNS ini dibagi dalam beberapa sesi selama tiga hari mulai 1-3 November 2018 untuk mengikuti SKD berbasis CAT (Computer Assisted Test). 

"Alhamdulillah semuanya berjalan lancar sesuai prosedur tidak ada kendala berarti," jelasnya.

Sementara itu, terkait waktu pengumuman peserta yang lolos SKD pihaknya masih belum bisa memastikan. Namun dipastikannya pengumuman sesuai dengan kurun jadwal yang ditetapkan sebelumnya.

"Kami panselda masih menunggu keputusan dari Panselnas. Mereka yang berhak mengumumkan setelah itu baru panselda," tandasnya.

Sedangkan lokasi tahapan berikutnya SKB dipastikan tetap di Kediri sebab Jombang tidak mempunyai sarpras yang memadai untuk itu. (*)

(jo/ric/bin/JPR)

 TOP

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia